Di sosial media elit Demokrat mengusung hastag #InstitutDemokrat, yang" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Jokowi
Ini Daftar Bualan Jokowi yang Tak Terbukti Selama Berkuasa Versi Partai Demokrat
2016-03-29 16:30:13
 

Ilustrasi. Acara konferensi pers perwakilan Rakyat Miskin berbagai elemen: JERAMI, UPC, KMK, JRMK, Sebaja, PKL dll yang Menagih Janji Jokowi di Gedung LBHI Jakarta, Minggu (13/3/2016).(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Semangat kader dan pimpinan Partai Demokrat di acara "Penataran Pimpinan dan Kader Partai Demokrat" yang digelar di Bogor, 28 Maret -02 April 2016, berefek pada "kegarangan" elit Demokrat di sosial media.

Di sosial media elit Demokrat mengusung hastag #InstitutDemokrat, yang "dilekatkan" pada isu-isu terkait kinerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Bila kami tak boleh mengingatkan apa yang sudah kami lakukan, jangan kalian membual tentang kami tak berbuat apa-apa. Bila kami dulu tak nyata berbuat, kini kamu tak bakal punya pekerjaan: meresmikan ini dan itu yang dulu kami bangun," sindir politisi Demokrat Rachland Nahshidik di akun Twitter @ranabaja.

Tak hanya itu, @ranabaja bahkan menulis: "Beda berjanji dari membual lebih tipis dari kulit bawang. Tapi dia yang bermulut terlalu besar tak peduli berhidung sangat panjang."

Jika Rachland Nashidik menyebut janji beda tipis dengan membual, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo membeberkan janji Jokowi yang tidak ditepati.

Soal janji Jokowi akan menciptakan 15 juta lapangan kerja baru, Ikhsan Modjo di akun Twitter @IkhsanModjo menulis: "Ada yang berjanji 15 juta lapangan kerja baru atau 3 juta per tahun. Sampai 1.5 tahun baru kurang 500 ribu dicipta. #InstitutDemokrat."

"Ada yang berjanji akan beli ulang Indosat, yang ada BUMN lain dijadikan jaminkan untuk proyek infrastruktur tidak jelas. #InstitutDemokrat," tegas @Ikhsan Modjo.

Terkait janji stop impor daging, @Ikhsan Modjo berkicau: "Ada yang berjanji stop impor daging, ternyata malah buka keran impor lebih banyak dari negara baru. #InstitutDemokrat."

"Ada yang berjanji tidak akan hapus subsidi BBM, ternyata setelah premium, subsidi solar pun direncanakan dicabut. #InstitutDemokrat," sindir @IkhsanModjo.

Juru Bicara Partai Demokrat itu juga menyinggung janji soal penurunan angka kemiskinan dan swasembada pangan. "Ada yang berjanji swasembada pangan dalam 3 tahun, ternyata selain beras sekarang garam pun masih dimpor. Ada yang berjanji kemiskinan diturunkan, ternyata bukan hanya bertambah tinggi tapi juga bertambah dalam. #InstitutDemokrat," tulis @IkhsanModjo.(intelijen/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Jokowi
 
  PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
  Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
  Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
  PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
  PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2