Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilkada
Ini Cara PAN Menangkan Sudirman Said - Ida Fauziyah di Pilkada Jateng
2018-01-15 06:32:09
 

Kader PAN Jawa Tengah solid memenangkan Sudirman Said - Ida Fauziyah di setiap wilayah di Jawa Tengah.(Foto: Istimewa)
 
SOLO, Berita HUKUM - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta seluruh pihak tidak menggunakan isu SARA dalam Pilkada serentak 2018. Apalagi isu tersebut digunakan untuk memenangkan pasangan yang didukung.

Menurut Zulkifli dalam memenangkan kepala daerah tidak harus menghalalkan segala cara, termasuk mengadu dompa kandidat dan melontarkan isu SARA. Para kandidat yang ada marupakan anak bangsa yang ingin berkontribusi dalam kemanjuan daerah.

"Ini cuma pilkada, kita sama kita. Bukan lawan Belanda atau negara lain, ini teman sendiri. Jangan bawa SARA," ujarnya kepada kader PAN dalam acara konsolidasi politik PAN di GOR Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (14/1).

Sudirman Said dan Ida Fauziah resmi diusung koalisi Gerindra, PKS, PAN, dan PKB sebagai calon Gubernur dan calon wakil Gubernur di Pilkada Jawa Tengah 2018.

Keduanya berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi. Lima program yang menjadi fokus utamanya bersama membangun Jawa Tengah adalah soal kesempatan kerja, bagaimama menghapus kemiskinan, bagaimana mempercepat kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Lebih lanjut Zulkifli mengingatkan bahwa PAN merupakan partai yang mendukung upaya-upaya menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa. PAN, sambung Zulkifli adalah partai pelopori persatuan, menjahit merah putih agar utuh serta partai pelopori untuk tidak membuat kegaduhan.

Untuk itu, setiap kader PAN dituntut untuk tidak mengunakan isu SARA dalam memenangkan pasangan calon yang didukung PAN.

"Dengan Pak Ganjar, kita jangan saling menjelekkan, jangan saling menyerang. Mari kita adu konsep, adu gagasan. Sama-sama merah putih, bersaudara," tegas Zulkifli.(dbs/nes/RMOL/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
  Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
  Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
  Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
  Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
ads1

  Berita Utama
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

 

ads2

  Berita Terkini
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2