Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
IMM
IMM Tidak Pernah Lepas dari Trilogi Ilmu, Iman, dan Amal Shaleh
2018-03-15 13:15:25
 

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dahlan Rais saat memberikan sambutan malam puncak Milad IMM ke 54 pada, Rabu (14/3) di Sportorium UMY.(Foto: @muhammadiyah)
 
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar malam puncak Milad IMM ke 54 pada, Rabu (14/3) malam bertempat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Hadir memberikan sambutan, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dahlan Rais. Dalam sambutannya Dahlan mengatakan bahwa sejarah berdirinya IMM tidak bisa lepas dari tangan dingin Abdul Rosyad Sholeh, yang merupakan salah satu pendiri IMM.

Bersama Djazman Al-Kindi, pada tahun 1964 sekembalinya Rosyad dari Medan, Sumatera Utara sebagai pegawai di lingkungan Jawatan Penerangan Agama, keduanya lantas mendirikan IMM sebagai salah satu wadah perkumpulan bagi mahasiswa-mahasiswi Muhammadiyah.

"Semenjak itulah IMM kemudian berdiri di banyak universitas-universitas. Kemudian pada tahun 1965, keduanya menginisiasi untuk diadakannya musyawarah nasional dan menetapkan IMM sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah," papar Dahlan.

Langkah yang diambil oleh Rosyad untuk mendirikan IMM tersebut, sebenarnya juga tak lepas dari perannya yang sudah lebih dulu berkiprah di Pemuda Muhammadiyah, ketika dirinya masih berada di Medan.

Kesibukan Rosyad seolah tak ada hentinya, sebab setelah bergabung dalam Pemuda Muhammadiyah dan sukses mendirikan IMM, dirinya lantas ikut terlibat aktif di Muhammadiyah sejak tahun 1978 hingga sekarang. Jabatan yang pernah diduduki Rosyad yaitu anggota PP Muhammadiyah, sekretaris PP Muhammadiyah, wakil ketua PP Muhammadiyah, sekretaris umum PP Muhammadiyah, Ketua Panitia Pemilihan Pusat untuk Pimpinan Pusat Muhammadiyah selama periode 7 kali muktamar berturut-turut.

Dahlan juga berpesan agar kader-kader IMM dapat mengambil contoh semangat perjuangan Rosyad Sholeh dalam mendirikan dan membesarkan IMM.

"Selenggarakanlah sidang-sidang IMM dengan tertib dan teratur. Rosyad Sholeh bisa menjadi contoh dalam mengelola organisasi ini dengan baik," ucap Dahlan.

Selain itu Dahlan juga mengatakan bahwa trilogi yang tidak lepas dari IMM dan Muhammadiyah ialah ilmu, iman, dan amal shaleh.

"Hal itulah yang harus dimiliki dan ditanamkan oleh seluruh kader Muhammadiyah," jelas Dahlan.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Ketua PWM DIY Gita Danu Pranata, dan juga Rektor UMY Gunawan Budiyanto.(Syifa/muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2