Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Daging
Hatta Desak KPPU Selidiki Dugaan Kartel Daging Sapi
Thursday 14 Feb 2013 21:37:25
 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa saat diwawancarai para wartawan, Kamis (14/2).(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan prihatin atas tingginya harga daging sapi. Dari hasil sidak di pasar di Jakarta, Hatta mendapatkan harga daging sapi berkisar Rp 80 ribu-Rp 90 ribu per kilogram.

"Padahal pemerintah mendorong konsumsi daging per kapita terus meningkat, sehingga masyarakat mendapatkan asupan protein. Oleh karena itu harga tidak boleh terus melambung," kata Hatta di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/2).

Menurut Hatta, ada dua kemungkinan penyebab tingginya harga daging sapi. Pertama, pasokan tidak cukup. "Kalau suplai tidak cukup, harga akan meningkat. Saya hanya melihat dari sisi peningkatan harga. Oleh karena itu harus kita cek," kata Hatta.

Kemungkinan kedua, kata Hatta, tata niaga/distribusi komoditi daging sapi yang tidak jalan.
Hatta meminta Kementerian Pertanian untuk secepatnya melakukan analisis secara akurat kebutuhan daging sapi. "Kita punya BPS dan tim-tim yang lain untuk melakukan perhitungan yang cermat," kata Hatta.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menemukan kemungkinan adanya praktik kartel seperti yang diindikasikan oleh Komite Ekonomi Nasional (KEN).

KPPU menyatakan sudah mengantongi nama-nama perusahaan yang memperoleh izin impor dari pemerintah.

Hasil kajian Komite Ekonomi Nasional (KEN) menemukan: praktik oligopoli terjadi antara lain pada komoditas daging sapi, kedelai, gula, dan beras.

Komite Ekonomi Nasional (KEN) menyebutkan hampir di seluruh komoditas pangan, terjadi dominasi oleh sejumlah pemasok dan penjual skala besar.(wid/es/skb/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Daging
 
  Pemerintah Lalai Kendalikan Harga Daging
  Lusa Sudah Lebaran, Harga Daging Tembus Rp150 Ribu/Kg, Rakyat Tagih Janji Jokowi
  DPR Soroti Kartel Daging Sapi
  Kebijakan Pemerintah Terkait Harga Daging Sapi Matikan Peternak
  Rencana Impor Sapi Lukai Para Peternak
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2