Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Bawang
Harga Bawang Putih Lampung Capai Rp 20.000 Per Kg
Monday 26 Nov 2012 10:22:12
 

Bawang Putih.(Foto: Ist)
 
BANDARLAMPUNG, Berita HUKUM - Harga bawang putih di Kabupaten Waykanan, Lampung, pekan ini naik cukup tinggi dari sebelumnya Rp 14.000 menjadi Rp 20.000 per kg.

Sumiyati, pedagang bawang di Waykanan mengatakan naiknya harga komoditas itu akibat kurangnya pasokan dan persediaan.

"Sebelumnya harga bawang putih hanya Rp 12.000 per kg, kemudian naik menjadi Rp 14.000 per kg, dan sekarang Rp 20.000 per kg," kata Sumiyati seperti dikutip Antara, Senin (26/11).

Menurutnya, komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga yakni cabai merah keriting dari Rp 17.000 per kg menjadi Rp 20.000 per kg, lalu cabai rawit dari Rp 15.000 per kg menjadi Rp 17.000 per kg.

Kemudian putren atau jagung muda dan rempai atau tomat kecil masing-masing naik Rp 2.000, dari Rp 8.000 per kg menjadi Rp 10.000 per kg, dan kangkung dari Rp 600 per ikat menjadi Rp 1.000 per ikat.

Penurunan harga sayuran menurutnya, terjadi pada kacang panjang, dari Rp 3.000 per ikat menjadi Rp 2.000 per ikat. Lalu wortel dari Rp 12.000 per kg menjadi Rp 10.000 per kg.

Stabilnya harga, terjadi pada bawang merah Rp 12.000 per kg, lalu tomat Rp 10.000 per kg, selanjutnya jamur tiram putih Rp 20.000 per kg dan tauge Rp 8.000 per kg.

"Mentimun dan labu siam juga stabil, masing-masing Rp 3.000 per kg. Lalu bertahan di harga Rp 4.000 per kg adalah pare, sawi putih, jagung manis, kentang, terung ungu dan gambas," katanya.

Sejumlah komoditas yang juga bertahan adalah petai per ikat atau lima buah, lalu kubis per kg, buncis per kg dan caisim per kg, masing-masing Rp 5.000.

Dia juga mengatakan harga nangka tetap Rp 3.000 per buah. Kemudian bayam cabut Rp 2.000 per ikat. Sedangkan yang bertahan Rp 1.000 per ikat adalah genjer, bayam potong, suring dan kemangi.(ant/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Bawang
 
  Kenaikan Harga Bawang Putih Dinlai Tidak Wajar
  Legislator Desak Pemerintah Berikan Sanksi Tegas pada Importir Nakal
  Pemda Kabgor Siap Kembangkan Bawang Merah Jadi Komoditi Unggulan
  Kementan Sebut Pasokan Bawang dan Cabai Nasional Relatif Cukup
  Harga Bawang Putih Turun Drastis
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2