Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Politik
Haedar Nashir: Politik Saat Ini Tersandera Elite
Friday 11 Dec 2015 13:21:40
 

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir saat menyampaikan materi tentang tentang civil society dalam perspektif serta pengalaman Muhammadiyah dalam acara Bali Civil Society and Media Forum 2015.(Foto: Istimewa)
 
BALI, Berita HUKUM - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam modern terbesar di Indonesia menilai politik di Indonesia saat ini tersandera oleh kepentingan para elite.Hal itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir saat menyampaikan materi tentang tentang civil society dalam perspektif serta pengalaman Muhammadiyah dalam acara Bali Civil Society and Media Forum 2015 di Nusa Dua, Bali, Senin (7/12) malam.

Lebih lanjut Haedar mengatakan hal itu tak bisa dilepaskan dari iklim demokrasi dan politik yang berkembang di Tanah Air. Menurutnya, esensi dari lahirnya demokrasi adalah menyatukan kemajemukan sehingga memiliki peran nyata dalam mencapai kemajuan bangsa.Hanya saja, katanya dalam bagian tertentu bangkitnya karakter yang konservatif, primordial, dan radikal, menjadikan laju pluralisme atau keberagaman seolah kehilangan optimismenya.

“Politik saat ini disandera oleh para elite dan pluralisme diganggu oleh kelompok-kelompok kecil,” ujarnya.

Kendati demikian, Haedar yakin bahwa kekuatan civil society akan memberikan dorongan dalam membangun dan mengembangkan semangat pluralisme, termasuk menciptakan iklim politik yang demokratis.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Bagir Manan menyatakan kehadiran demokrasi untuk membentuk kedaulatan rakyat dan kemerdekaan dalam menyampaikan gagasannya.Maka, dia menuturkan harus disadari bersama konsekuensi dari lahirnya demokrasi adalah munculnya perbedaan.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Politik
 
  Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
  Dasco Gerindra: Prabowo dan Megawati Tak Pernah Bermusuhan, Saya Saksinya
  Moralitas dan Spiritualitas Solusi Masalah Politik Nasional Maupun Global
  Tahun Politik Segera Tiba, Jaga Kerukunan Serta Persatuan Dan Kesatuan
  Memasuki Tahun Politik, HNW Ingatkan Pentingnya Siaran Pemberitaan yang Sehat
 
ads1

  Berita Utama
KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

 

ads2

  Berita Terkini
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2