Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hacker
Hacker Bobol Database Tentara AS
Friday 03 May 2013 23:37:40
 

Ilustrasi.(Foto: Ist)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sekelompok peretas berhasil menyusup ke dalam sistem yang menyimpan database rahasia tentara Amerika Serikat. Pelaku pun dipercaya sudah memiliki data sensitif tersebut.

Data yang dibobol pelaku adalah data soal 79 ribu bendungan yang tersebar di Amerika Serikat. Data tersebut termasuk informasi bangunan, dan jumlah warga di sekeliling waduk tersebut. Hal ini memungkinkan si pemilik data bisa memperkirakan berapa jumlah korban jika bendungan tersebut jebol.

Data ini sejatinya hanya bisa diakses oleh pemerintah, namun warga sipil dengan kebutuhan tertentu pun boleh melihatnya. Tapi sangat dilarang untuk didownload.

Tidak diketahui siapa pelaku pembobolan tersebut. Namun yang jelas sang hacker sudah masuk ke dalam sistem sejak awal Januari 2013, dan baru terdeteksi 4 bulan setelahnya. Jadi bisa dibayangkan, berapa banyak data yang berhasil diintip oleh pelaku.

"U.S Army Corps of Engineers menyadari bahwa seseorang telah mengakses data National Inventory of Dams (NID), dan mengambil data sensitif yang tidak boleh dilihat publik," aku Pete Pierce, juru bicara Army Corps of Engineers, seperti dikutip dari Wired.com, Jumat (3/5).

Paska kebobolan ini sistem keamanan database inventaris bendungan itu telah diperbaiki. Pemerintah setempat pun berupaya untuk mencari data yang dicuri itu, karena jika sampai jatuh ke tangan yang salah, akibatnya bisa sangat fatal.(wrd/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Hacker
 
  Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
  Polri Selidiki Data 1,3 Pengguna eHAC Diduga Bocor
  2 Hacker Indonesia Bobol Bansos Covid-19 Amerika Serikat USD60 Juta
  Polisi Tangkap Hacker 1.309 Situs di Sleman Yogyakarta
  Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Menangkap 3 Hacker dari Surabaya BlackHat
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2