Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Demo Didepan Gedung KPK
HMI Demo KPK Minta Segera Priksa Ibas
Monday 13 Jan 2014 15:03:29
 

Puluhan aktifis Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Anti Korupsi demo didepan gedung KPK, Senin (13/1).(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan aktifis Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Anti Korupsi, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan membawa ilustrasi tablet obat kuat berukuran besar yang bertuliskan,"Pil Kuat, Anti Intervensi Istana Untuk KPK Tangkap Edhi Baskoro Yudhoyono" atau biasa dipanggil Ibas.

Menurut para pendemo, "dering lonceng kematian supermasi penegakkan hukum dari kejauhan sudah terdengar, apa benar semua orang mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum?". Tanya pendemo.

Dugaan kasus yang melibatkan Boediono dalam sekandal Bank Century sudah jelas, Kasus Hambalang, yang melibatkan Ibas sudah jelas, dalam catatan buku Yulianis menyatakan pernah mengeluarkan uang dari kas Grup Permai, Keuangan PT Permai Group sebesar 200 ribu Dolar US untuk sekrertaris Jenderal Partai Demokrat Edhi Maskoro Yudhoyono (Ibas).

"Jika mantan ketua umum demokrat sudah terlibat korupsi hambalang, jika bendaharan umum demokrat sudah terlibat hambalang, mengapa sekjen partai demokrat Ibas, KPK tidak berani memeriksanya," teriak koordinator aksi La Ode Ahmadi, di depan gedung KPK, Senin (13/1).

Menurut La Ode Ahmadi, beginilah KPK yang sudah menjadi boneka kekuasaan semata, demi hasrat politik Istana, KPK sudah dijadikan 'Sapi perah', oleh karena itu kami dari gerkan HMI Anti Korupsi mendesak dan Mendukung Pemberantasan Korupsi di Indonesia, meminta KPK untuk segera menangkap Boediono, Ibas, dan Ani, dan mendesak KPK agar tidak pandang bulu dalam pemberantasan korupsi.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Demo Didepan Gedung KPK
 
  KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
  AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
  AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
  AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
  AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2