Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Gorontalo
Gubernur Tantang Wisudawan Berwirausaha
Wednesday 09 Oct 2013 21:19:31
 

Gubernur Gorontalo, Drs. Rusli Habibie, dihadapan wisudawan Politeknik Gorontalo (Poligon), Rabu (9/10).(Foto: BeritaHUKUM.com/shs)
 
Berita HUKUM - "Saya tantang anda para wisudawan, bagaimana kalian menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan bidang ilmu yang kalian peroleh. Silahkan besok berembuk mau jenis usaha apa, masukan proposal ke saya nanti saya bantu," tantang Gubernur Gorontalo, Drs. Rusli Habibie, dihadapan wisudawan Politeknik Gorontalo (Poligon), Rabu (9/10).

Menurutnya, saat ini masih banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang belum dikelola secara maksimal oleh masyarakat, termasuk lulusan perguruan tinggi. Berbekal ilmu yang didapatkan dari Politeknik Gorontalo, Ia berharap para wisudawan bisa mengelola potensi SDA yang dipadukan dengan potensi SDM yang dimilikinya. Paradigma Sarjana saat ini sudah harus bergeser dari berharap menjadi pegawai negeri sipil (PNS), beralih ke wiraswasta.

"Dengan potensi SDM yang ada, Poligon diharapkan bisa menggerakan Pertanian melalui penerapan tekologi tepat guna. Tidak boleh lagi ada impor pangan. Banyak lahan tidur, banyak yang bisa ditanam, pergunakan peluang ini dengan baik. Saya ingin kalian (wisudawan) jadi pelopor pembangunan di prov. Gorontalo," pintanya.

Lebih lanjut kata Rusli, untuk menjadi wirausahawan sukses dibutuhkan keberanian, tekad dan kerja keras.

Ia mencontohkan, banyak Petani di pedesaan yang bisa sukses bertani meski tanpa mengenyam pendidikan formal bisa sukses, terlebih bagi wisudawan yang memiliki modal ilmu Pertanian yang cukup.

"Jadi tidak ada alasan bagi anda untuk tidak sukses berwirausaha. Tidak usah lagi berharap jadi PNS. Saya sedih kabarnya di Gorontalo Utara mau buka penerimaan CPNS 270 orang. Pendaftarnya berapa orang? Enam ribu orang! Itu karena mereka tidak berani berwirausaha secara mandiri," pungkas Rusli.(bhc/shs)



 
   Berita Terkait > Gorontalo
 
  Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
  Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
  Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
  Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
  Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2