Berita HUKUM - "Saya tantang anda para wisudawan, bagaimana kalian menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan bidang ilmu yang kalian peroleh. Silahkan besok berembuk mau jenis usaha apa, masukan proposal ke saya nanti saya bantu," tantang Gubernur Gorontalo, Drs. Rusli Habibie, dihadapan wisudawan Politeknik Gorontalo (Poligon), Rabu (9/10).
Menurutnya, saat ini masih banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang belum dikelola secara maksimal oleh masyarakat, termasuk lulusan perguruan tinggi. Berbekal ilmu yang didapatkan dari Politeknik Gorontalo, Ia berharap para wisudawan bisa mengelola potensi SDA yang dipadukan dengan potensi SDM yang dimilikinya. Paradigma Sarjana saat ini sudah harus bergeser dari berharap menjadi pegawai negeri sipil (PNS), beralih ke wiraswasta.
"Dengan potensi SDM yang ada, Poligon diharapkan bisa menggerakan Pertanian melalui penerapan tekologi tepat guna. Tidak boleh lagi ada impor pangan. Banyak lahan tidur, banyak yang bisa ditanam, pergunakan peluang ini dengan baik. Saya ingin kalian (wisudawan) jadi pelopor pembangunan di prov. Gorontalo," pintanya.
Lebih lanjut kata Rusli, untuk menjadi wirausahawan sukses dibutuhkan keberanian, tekad dan kerja keras.
Ia mencontohkan, banyak Petani di pedesaan yang bisa sukses bertani meski tanpa mengenyam pendidikan formal bisa sukses, terlebih bagi wisudawan yang memiliki modal ilmu Pertanian yang cukup.
"Jadi tidak ada alasan bagi anda untuk tidak sukses berwirausaha. Tidak usah lagi berharap jadi PNS. Saya sedih kabarnya di Gorontalo Utara mau buka penerimaan CPNS 270 orang. Pendaftarnya berapa orang? Enam ribu orang! Itu karena mereka tidak berani berwirausaha secara mandiri," pungkas Rusli.(bhc/shs) |