Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Google
Google Glass akan Dijual Selama Satu Hari
Saturday 12 Apr 2014 21:22:32
 

Kacamata Google dilepas dengan harga US$1.500.(Foto: twitter)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Produk kacamata Google akan dijual kepada publik di AS pada 15 April selama satu hari saja, demikian diumumkan perusahaan itu.

Pengguna harus berusia 18 tahun dan diwajibkan mengisi formulir daring sebagai bagian persyaratan pembelian.

Kacamata itu bisa dimiliki dengan harga US$ 1.500 (Rp16 juta) dan BBC mengetahui bahwa pengembang di Inggris mendapatkan akses pada awal Mei.

Harga yang mahal itu kemungkinan akan menyurutkan minat banyak calon pembeli yang terpaksa harus menunggu hingga harga turun.

Raksasa teknologi itu telah menjual Google Glass kepada 8.000 orang pada 2013 sebagai bagian dari program Explorer mereka.

Google kini akan memberikan lebih banyak peluang kepada masyarakat untuk mencoba komputer tersebut, langkah yang dianggap sebagai sinyal semakin dekatnya tanggal peluncuran resmi.

Meski saat ini harganya terbilang tinggi, wakil editor ofStuff.tv Steven Graves mengatakan hal itu akan berubah.

"Anda harus ingat bahwa produk ini masih dalam tahap pengembangan dan yang orang beli adalah pengembangan itu.

"Harganya memang mahal tapi tidak merefleksikan nilai benda yang diberikan kepada konsumen. Pada tahap ini Google hanya ingin melepas kacamata itu kepada sedikit orang saja".

Sementara, Tim " BATMAN " peneliti Angkatan Udara AS di Wright Patterson Air Force Base di Ohio adalah beta -testing Google Kaca untuk kemungkinan penggunaan di medan perang .

Dan sejauh ini, menyukai apa yang dilihatnya .

Atribut positif " adalah daya yang rendah , tapak rendah , itu duduk benar-benar di atas mata , dan tidak memblokir gambar atau menghalangi penglihatan , " kata Letnan 2nd Anthony Eastin , seorang ilmuwan perilaku di tim BATMAN menguji gelas .

The BATMAN Kelompok evaluasi adalah bagian dari Angkatan Udara AS 711th Kinerja Manusia Wing dan merupakan salah satu yang paling terkemuka kelompok penelitian dan pengembangan militer . Ini terdiri dari kedua ilmuwan perilaku dan teknologi sipil militer dan . The BATMAN akronim singkatan Battlefield Air Targeting Man - Aided ( K ) nowledge .

" Kami meminjam " N , "kata Eastin .

Andres Calvo , seorang pengembang perangkat lunak dan kontraktor sipil dengan kelompok itu, mengatakan kepada VentureBeat Selasa bahwa, salah satu aspek dari platform Google Kaca tim suka adalah kemampuan untuk " akses informasi sangat cepat . "

Namun sejauh ini , Kaca adalah " bukan peluru perak untuk banyak kebutuhan Angkatan Udara , " kata Calvo .(BBC/venturebeat/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Google
 
  10 Cara Mengatasi Penyimpanan Gmail Penuh dengan Mudah dan Praktis
  Google Didenda 2,5 Triliun Rupiah Atas Dugaan Monopoli Pasar di Korea Selatan
  Pembaharuan Fungsi Google Maps Live View untuk Pengemudi
  Google Meet Hadir di Gmail, Ini Manfaatnya
  Google Sarankan Jangan Gunakan Browser Microsoft Edge
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2