JAKARTA, Berita HUKUM - Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi siang ini dilempari telur busuk oleh ratusan demonstran yang menamakan diri mereka sebagai Pemuda Kebangsaan, (30/10). Massa pendemo yang dipimpin oleh Asep Abbas ini menuntut agar KPK menindak tegas para koruptor tanpa pandang bulu. "Kami menyerukan kepada KPK dan penegak hukum di negeri ini agar menindak tegas para koruptor, dan pejabat KPK jangan berkonspirasi dengan koruptor!" tegas Asep.
Terjadi kericuhan ketika para demonstran melemparkan telur dan batu ke dalam gedung KPK. Akan tetapi, kondisi itu segera bisa dikendalikan oleh aparat keamanan yang menjaga gedung KPK. Dijelaskan Asep, korupsi yang terjadi di Indonesia ini sudah sangat parah dan mengakar pada sendi kehidupan.
"Meningkatnya korupsi ini membawa bencana tidak saja pada kehidupan perekonomian nasional tetapi juga pada kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Asep. Dia berharap, KPK sebagai tumpuan dan harapan rakyat bisa membersihkan Indonesia dari para koruptor yang tiada henti mengeruk keuangan negara.
Ditambahkan Asep bahwa penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia jika dihadapkan pada sejumlah persoalan lemahnya penegak hukum, kualitas aparat penegak hukum dan praktik tebang pilih yang menyebabkan pemberantasan korupsi di Indonesia tidak maksimal.
Pemuda Kebangsaan melakukan aksi teatrikal dengan menampilkan sejumlah orang yang mengenakan topeng wajah M Nazaruddin dan Gayus Halomoan Tambunan yang tengah menyebar replika uang pecahan Rp 50 ribu, Aksi demonstran ini pun menarik perhatian pengguna jalan HR Rasuna Said.(bhc/mdb)
|