Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Demo di Depan Gedung KPK
Gedung KPK Dilempari Batu dan Telur Busuk
Tuesday 30 Oct 2012 22:01:04
 

Ilustrasi, Demo di Depan gedung KPK (Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi siang ini dilempari telur busuk oleh ratusan demonstran yang menamakan diri mereka sebagai Pemuda Kebangsaan, (30/10). Massa pendemo yang dipimpin oleh Asep Abbas ini menuntut agar KPK menindak tegas para koruptor tanpa pandang bulu. "Kami menyerukan kepada KPK dan penegak hukum di negeri ini agar menindak tegas para koruptor, dan pejabat KPK jangan berkonspirasi dengan koruptor!" tegas Asep.

Terjadi kericuhan ketika para demonstran melemparkan telur dan batu ke dalam gedung KPK. Akan tetapi, kondisi itu segera bisa dikendalikan oleh aparat keamanan yang menjaga gedung KPK. Dijelaskan Asep, korupsi yang terjadi di Indonesia ini sudah sangat parah dan mengakar pada sendi kehidupan.

"Meningkatnya korupsi ini membawa bencana tidak saja pada kehidupan perekonomian nasional tetapi juga pada kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Asep. Dia berharap, KPK sebagai tumpuan dan harapan rakyat bisa membersihkan Indonesia dari para koruptor yang tiada henti mengeruk keuangan negara.

Ditambahkan Asep bahwa penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia jika dihadapkan pada sejumlah persoalan lemahnya penegak hukum, kualitas aparat penegak hukum dan praktik tebang pilih yang menyebabkan pemberantasan korupsi di Indonesia tidak maksimal.

Pemuda Kebangsaan melakukan aksi teatrikal dengan menampilkan sejumlah orang yang mengenakan topeng wajah M Nazaruddin dan Gayus Halomoan Tambunan yang tengah menyebar replika uang pecahan Rp 50 ribu, Aksi demonstran ini pun menarik perhatian pengguna jalan HR Rasuna Said.(bhc/mdb)




 
   Berita Terkait > Demo di Depan Gedung KPK
 
  Dugaan Gratifikasi Fee DAK 2017 Lamteng, KAKI Laporkan Azis Syamsuddin Ke KPK
  Aksi Demo HIDUP KPK: Surya Paloh dan HM Prasetyo Diduga Terkait Kasus Bansos Sumut
  Aksi GEBUK ISTANA: Usut Tuntas Kasus Korupsi Dana Bansos Sumut
  FPAK Aksi Demo Didepan KPK Menuntut Walkot Bekasi Terindikasi Korupsi APBD 2009-2010
  Aksi JKMI Menuntut Agar Benny Utama Bupati Pasaman Diperiksa KPK
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2