Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Import Daging
Gatot Pujo Nugroho Akui Kenal Baik Dengan Ahmad Fathanah Melalui LHI
Thursday 16 May 2013 18:37:52
 

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho usai diperiksa KPK, Kamis (16/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho setelah diperiksa selama 7 jam di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Kamis (16/5), mengakui telah dikenalkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) kepada Ahmad Fathanah (AF) tersangka suap kuota daging sapi impor. Hal ini diungkapkan Gatot selepas menjawab pertanyaan wartawan.

Benar tidak Ahmad Fathanah yang memfasilitasi pembahasan, selanjutnya pertemuan di kota Medan membahas kuota suap Impor daging sapi?.

Gatot awalnya sempat membantah dengan mengatakan, "tidak ada, dan tidak benar itu," ujarnya.

Benar, tidak ada aliran dana dari Ahmad Fathanah untuk program Safari Dakwah PKS?.

Kemudian jelasnya, "Saya ditanya penyidik KPK bagaimana kenal dengan (AF), saya sebagai kader PKS tentu konsultasi terlebih dahulu dengan presiden PKS (LHI), disitulah kemudian saya mengenal saudara Ahmad Fathanah," kata Gatot Pujo Nugroho.

Gatot diperiksa terkait kasus Korupsi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk tersangka Mantan Presiden PKS (LHI), dimana LHI diduga telah menerima janji atau suap dari Ahmad Fathanah.

Juru bicara KPK, Johan Budi SP juga membenarkan bahwa, "Gatot Pujo Nugroho hadir dan telah diperiksa sebagai saksi kasus TPPU, dengan tersangka (LHI)," ujar Johan Budi di gedung KPK.

Selain itu, Gatot juga membenarkan kepada para wartawan selepas diperiksa penyidik KPK.

"Jadi saya hadir di sini untuk diperiksa sebagai saksi kasus (TPPU) atas nama tersangka (LHI)," ujarnya lagi.

Ditambahknnya, di surat sprindik yang saya terima seperti itu, tapi kemudian tadi dimintakan pemeriksaan untuk kasus Ahmad Fathanah," pungkas Gatot mantan Wakil Gubernur yang tiba-tiba melejit menjadi Plt Gubernur Sumut ini.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Kasus Import Daging
 
  MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
  Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
  Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
  Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
  Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2