Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kerusuhan Tolikara
GEPAK dan FPI Gelar Aksi Demo Kutuk Peristiwa Tolikara, Polisi Segera Tangkap Pelaku
Friday 24 Jul 2015 11:05:17
 

Suasana Aksi Gepak dan FPI didepan kantor Gubernur Kaltim.(Foto: BH/gaj)
 
SAMARINDA, Betita HUKUM - Ratusan massa dari elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Asli Kalimantan Timur (Gepak) dan FPI (Fron Pembela Islam) di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur Jalan Gajah Mada Samarinda.

Aksi damai dari kedua elemen masyarakat pada, Rabu (22/7) sekitar Pukul 10.00 WITA tersebut dalam orasi mereka mengecam tindakan brutal peristiwa yang terjadi di Tolikara Papua, saat umat muslim melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1436 H/ 2015 M lalu.

Dalam aksinya mereka dihadapan puluhan aparat keamanan dari Polres Samarinda yang melakukan pengamanan depan pintu masuk halaman kantor Gubernur Kaltim, dengan tegas mengatakan peristiwa serupa yang terjadi di Tolikara tidak terjadi di Kaltim, khususnya Samarinda, ujar Febry Firdsus, Sekertaris Gepak Kota Samarinda dalam membacakan selebaran tuntutannya.

"Kami Warga Samarinda Cinta Damai dan Bersatu padu Demi NKRI tidak menghendaki petistiwa Tolikara terjadi disini, andaikan terjadi sebelum aparat bertindak kami yang lebih dulu menghadapi," tegasnya Febry Firdaus.

Gapak dan FPI juga mengutuk pelaku kerusuhan yang terjadi, karena melanggar etika dalam toleransi antar umat beragama, selain itu massa juga meminta pemerintah agar tidak mentolerir pelaku yang ingin memecah belah bangsa dengan mengatasnamakan agama.

Ketua Gepak kota Samarinda Najaruddin, disela-sela aksi damai kepada wartawan mengatakan bahwa, aksi tersebut dilakukan agar kejadian yang terjadi di Tolikara Papua tidak merembes ke daerah-daerah lain.

"Yang jelas kami menuntut pemerintah agar menangkap pelaku pembakaran masjid, serta para pelaku yang membubarkan Umat Islam yang sedang melaksanakan sholat Id di Tolikara Papua beberapa waktu lalu," tekan Nazarudin.

Ditengah terik matahari yang menyengat, usai menyampaikan orasi dan tuntutanya, Ketua dan sekertaris Gepak kota Samarinda yang di dampingi FPI menyerahkan tuntutan mereka yang selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat.(bh/gaj)



 
   Berita Terkait > Kerusuhan Tolikara
 
  Keluarga Korban Minta Wantimpres Selesaikan Kerusuhan Tolikara dengan Hukum Nasional
  Ini Hikmah Teror GIDI di Tolikara Menurut Ustadz Fadlan
  Ini Kronologi Tragedi Tolikara Temuan TPF Komat
  Pasca Tragedi Tolikara; Teroris GIDI Diundang ke Istana, Ustadz Ditangkap
  Pernyataan Pers KOMAT Tolikara Terkait Aksi Brutal Kerusuhan Warga
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2