Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pemilu
Forum Dai Nusantara Aksi di KPU: Mari Menghormati Proses Demokrasi
2019-05-21 06:17:29
 

Aksi Damai Forum Dai Nusantara di depan KPU Jakarta, Senin (20/5).(Foto: BH /bar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Massa yang tergabung dalam Forum Dai Nusantara sampaikan aspirasi mereka kedepan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Aksi damai yang digelar meminta agar seluruh masyarakat untuk mendoakan penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu agar tetap bekerja secara profesional dan bertanggung jawab menjelang pengumuman hasil KPU.

Ditengah aksi berlangsung, Ustad Abdul Latif saat ditemui menjelaskan bahwa, kondisi bangsa Indonesia yang akan menjelang pengumuman KPU RI telah diwarnai dinamika demokrasi tahun 2019.

"Sebagai anak bangsa Indonesia kami dari Forum Dai Nusantara yang terdiri dari para ustad kampung Dai se- DKI Jakarta dan para santri lintas pesantren di Jabodetabek menghimbau kegiatan positif menjelang penetapan dan Pengumuman KPU RI, agar dapat menghormati dan menghargai proses demokrasi 17 April 2019 sebagai bagian dari hak konstitusi rakyat Indonesia" ujarnya didepan KPU di Jl. Imam Bonjol, kawasan Menteng Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Dalam hal ini pihaknya juga menyepakati dari apapun keputusan KPU RI dan menghimbau kepada segenap elemen anak bangsa agar mendoakan KPU dan Bawaslu agar tetap bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

"Menjaga lingkungan kita agar tidak terhasut dengan provokator yang menjurus provokasi untuk melawan pemerintah," jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama Rahmat Himran selaku koordinatoor aksi Damai, menambahkan menjelaskan juga yang mana kesepatakan bersama dengan forum Dai Nusantara juga mengajak segenap tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh elit politik agar berpikir masa depan negara, daripada kepentingan politik sesaat, jangan sampai korbankan negeri.

"Forum Dai Nusantara juga siap bersama TNI Polri menjaga keutuhan NKRI dan pancasila dan bagi seluruh masjid-masjid di bulan ramadhan ini marilah kita panjatkan doa untuk Negeri demi keutuhan bangsa dan negera," ujarnya.

Lanjutnya lagi menerangkan bahwa, siapa pun orangnya, "Kita wajib menjaga Indonesia dari segala macam ancaman keutuhan berbangsa dan bernegara, mari kita jaga dan selamatkan Indonesia," jelasnya.

Meskipun pemilu sudah usai, Rahmat juga mengingatkan, agar di bulan suci ramadhan ini, "Marilah kita tingkatkan amal dan ibadah kita di bulan suci ramadhan ini, jangan terhasut dengan hal-hal yang justru merugikan diri sendiri dan keluarga," tandasnya menjelaskan.

Berdasarkan pantauan, para DAI beserta peserta yang turut hadir dalam aksi ini mengadakan doa bersama, Bershalawat dan berzikir serta buka puasa bersama, Aksi inipun berlangsung dengan kondusif dan aman di depan KPU RI Jakpus.(bh/bar)





 
   Berita Terkait > Pemilu
 
  Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
  PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
  Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
  DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
  Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2