Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Demo di Depan Gedung KPK
FAMAL Datangi Gedung KPK, Laporkan Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah
Monday 29 Oct 2012 13:06:04
 

Demo FAMAL didepan Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah massa yang menamakan diri Front Aliansi Masyarakat Lebong (FAMAL) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (29/10) siang. Sambil membentangkan spanduk mereka meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut dugaan kasus korupsi yang hingga kini masih menjadi misteri.

Massa dengan ciri khas kaos warna merah ini pun menilai diantaranya adanya proyek senilai Rp 23 miliar tidak ada manfaatnya bagi rakyat Lebong yang masih hidup dalam kemiskinan. "Kami dari perwakilan masyarakat Lebong, rakyat kami menangis sekarang, banyak proyek-proyek ataupun pembangunan-pembangunan yang tidak tepat sasaran, tidak menyentuh kebutuhan masyarakat," kata Aswan Fauzi Koordinator FAMAL. Dengan kawalan polisi, empat orang perwakilan FAMAL masuk ke gedung KPK untuk melaporkan dugaan berbagai kasus korupsi kabupaten Lebong, Bengkulu.

Dijelaskan Aswan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebong hanya Rp 9 miliar tapi para pejabatnya sudah beli kendaraan pada anggaran 2011. Ini menunjukkan bahwa pejabat-pejabat Lebong tidak pernah serius memikirkan apa kebutuhan rakyat. "Kami akan melengkapi data-data dugaan korupsi tanggal 30 Oktober ini," ungkap Aswan seusai bertemu dengan staf pengaduan masyarakat KPK.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Demo di Depan Gedung KPK
 
  Dugaan Gratifikasi Fee DAK 2017 Lamteng, KAKI Laporkan Azis Syamsuddin Ke KPK
  Aksi Demo HIDUP KPK: Surya Paloh dan HM Prasetyo Diduga Terkait Kasus Bansos Sumut
  Aksi GEBUK ISTANA: Usut Tuntas Kasus Korupsi Dana Bansos Sumut
  FPAK Aksi Demo Didepan KPK Menuntut Walkot Bekasi Terindikasi Korupsi APBD 2009-2010
  Aksi JKMI Menuntut Agar Benny Utama Bupati Pasaman Diperiksa KPK
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2