JAKARTA, Berita HUKUM - Aktivis Eggi Sudjana yang juga sebagai seorang Pengacara, menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan pihak Tim Progress 98' yang kini sedang fokus untuk menuntut agar pihak KPK segera menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi Joko Widodo (Jokowi) yang telah diadukannya mengenai; Kasus 3 rekening gratifikasi Jokowi, Kasus korupsi 12,4 miliar APBD Solo saat Jokowi menjabat selaku Walikota, Kasus Bus TransJakarta Jokowi senilai 1,5 triliun dan Kasus rekening siluman Jokowi di luar negeri senilai US$ 8 juta serta Kasus Release and Discharge BLBI oleh Megawati Soekarnoputri.
Sebelum kedatangan Eggi Sudjana ke KPK, Ketua Progress 98, Faisal Assegaf dengan beberapa pihak aksi sempat mengalami cekcok atau keributan mulut, terkait dengan beberapa wartawan yang menayangkan berita sekilas tentang masalah demo di KPK 4 hari lalu, pada 30 Juli 2014, mengenai pemberitaan yang berhubungan dengan tudingan massa bayaran.
Kendati demikian, Faisal mengutarakan kata-kata marahnya di hadapan banyak wartawan dengan mengatakan :
"Bos mu Surya Paloh itu pemabuk, mabuk kekuasaan," teriak Faizal Assegaf, saat dipintu utama gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/8).
Sementara, dengan kedatangan aktivis senior Eggi Sudjana ini ke gedung Anti Rasuah yang di komandani Abraham Samad itu, disambut baik oleh pihak aktivis Progress 98, karena dengan maksud tujuan kedatangannya untuk mendampingi pihak aliansi 'Progress 98' yang akan mengadakan aksi tuntutan dan aksi menginap di KPK agar tuntutan-tuntutannya segera di perhatikan dan dilakukan tindak lanjut oleh tim KPK.
"Faisal minta guwa mendampingi sebagai lawyernya, untuk dampingi dia nginap di KPK. yang mana nginap sampai jokowi ditangkap," ujar Eggi, saat bergegas memasuki gedung KPK.(bhc/bar) |