Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Ukraina
Dua Pesawat Tempur Ukraina Ditembak Jatuh
Thursday 24 Jul 2014 03:24:55
 

Ukraina berusaha merebut kembali Donetsk yang sudah memproklamirkan diri berpisah dari Ukraina.(Foto: Istimewa)
 
UKRAINA, Berita HUKUM - Pihak berwenang Ukraina mengatakan pemberontak pro-Rusia menembak jatuh dua pesawat tempur Ukraina di bagian timur, sekitar 35 km dari lokasi jatuhnya MH17. Juru bicara pemerintah Ukraina Aleksey Dmitroshkovsky mengatakan kepada BBC bahwa dua pesawat militer ditembak jatuh di Saur-Mogila, Shakhtarsk, di kawasan Donetsk Oblast, Rabu (23/7).

Kawasan itu dekat dengan perbatasan Rusia.

Disebutkan lokasi penembakan terletak sekitar 35 km dari jatuhnya pesawat Klik Malaysia Airlines MH17 dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, Kamis lalu (17/7).

Sejauh ini belum diketahui nasib para pilot dan juga belum ada keterangan tentang siapa yang bertanggung jawab.

Sebelumnya dilaporkan bawa pemberontak pro-Rusia telah meninggalkan posisi-posisi mereka di luar Donetsk dan mundur ke pusat kota.

Igor Strelkov, mantan perwira militer Rusia yang memimpin kelompok bersenjata di sana, mengatakan penarikan pasukan berjalan tertib dan aman.

Ia menambahkan pasukannya siap mempertahankan posisi di pusat kota.

Namun pemerintah mengatakan kelompok pemberontak tampaknya bersiap-siap meninggalkan kawasan itu.

Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatsenyuk mengatakan Kiev akan menjatuhkan sanksi-sanksi kepada sejumlah individu Rusia atau perusahaan yang mendukung apa yang ia sebut teroris, baik langsung maupun tidak.

Pemberontak pro-Rusia telah bersikeras pada beberapa kesempatan bahwa mereka tidak dilengkapi dengan senjata yang mampu menghantam sasaran di atas ketinggian 2.500 meter.

Namun, juru bicara Donetsk Republik Rakyat memproklamirkan diri mengatakan pejuangnya telah menembak jatuh dua pesawat.

Para pilot dari kedua jet berhasil parasut keluar, katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang kondisi mereka.

Jatuhnya jet pemerintah datang hanya enam hari setelah para pemberontak dituduh menembak jatuh pesawat penumpang Malaysia menggunakan rudal permukaan-ke-udara, menewaskan semua 298 orang di dalamnya.(BBC/AFP/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Ukraina
 
  Ribuan Drone Digunakan Perang di Ukraina, Mengapa Fungsinya Begitu Penting?
  Krisis Pangan, Rusia Buka Opsi Ekspor Gandum Ukraina
  Rusia Ingin Umumkan Kemenangan di Ukraina pada 9 Mei, Kenapa Tanggal Itu Begitu Penting?
  Mengapa Indonesia Abstain Saat Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB?
  Bagaimana Sikap Negara BRICS terhadap Rusia?
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2