JAKARTA, Berita HUKUM - Eyang Subur diam-diam ternyata sudah bertemu dengan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membuktikan dirinya bukan penganut aliran sesat.
Namun saat diuji membaca surat Al-Fatihah, Eyang Subur lupa ayat yang ada dalam surat Al-Fatihah. Menurut Ketua MUI Pusat, Umar Shihab, Saat itu, pihak MUI meminta Eyang Subur membaca surat Al-Fatihah yang merupakan ujian pertama dari MUI.
"Ada ayat yang dia lupa dan membacanya terbata-bata. Mungkin grogi karena membacanya di depan ulama. Kalau orang yang jarang baca Al-Fatihah, pasti akan salah," ungkap Umar Shihab kepada wartawan, Kamis (18/4).
Setelah lupa membaca seluruh ayat surat Al-Fatihah di depan para tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Eyang Subur mengaku kalau dirinya bukan orang alim sehingga terbata-bata.
Umar pun menyatakan akan membina Eyang Subur agar bertobat. "Jelas dong, dia harus dibina, harus tobat," bebernya.
Eyang Subur sendiri mendatangi kantor MUI pada Senin (15/4) lalu. Kunjungannya tersebut merupakan permintaan dari MUI untuk mengklarifikasi perseteruannya dengan artis Adi Bing Slamet.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, terkait dengan tudingan Adi Bing Slamet beberapa waktu lalu, Eyang Subur akhirnya juga memberikan klarifikasinya atas pemberitaan miring mengenai dirinya belakangan ini. para wartawan yang menyambangi kediaman Subur di Jalan Beringin III, Tanjung Duren, Jakarta Barat akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Subur lewat pernyataan tertulisnya.
Subur membantah dirinya seorang dukun. Ia juga membantah telah menyebarkan aliran sesat. Lantas Subur menegaskan justru dirinya mematuhi ajaran Islam secara utuh. Bahkan ia mengklaim telah mengislamkan banyak orang.
"Saya mendukung setiap orang untuk beribadah dan menyiarkan ajaran agama Islam seperti yang saya anut. Dan alhamdulillah saya pribadi pun telah mengislamkan beberapa orang yang tadinya tidak beragama Islam," begitu bunyi klarifikasi Subur lewat surat yang ia tanda tangani di atas materai.
Subur memang tetap tak muncul. Kamis dini hari (28/3), ketika pewarta menyambangi, dipastikan Subur sedang berada di dalam rumah. Namun ia secara halus menolak untuk ditemui. Subur mengaku lelah dan ingin beristirahat.
Klarifikasi pun ia tuangkan dalam sebuah pernyataan tertulis itu. Ada dua hal utama yang disampaikan pria yang dikabarkan memiliki banyak istri tersebut.
Soal tudingan Adi yang menyebut dirinya melarang murid-muridnya untuk pergi umroh dan haji pun dibantahnya pula. Subur juga menilai, tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya merupakan upaya adu domba.
"Saya tidak pernah melarang setiap orang untuk menjalankan ajaran agamanya masing-masing seperti yang dituduhkan oleh oknum tertentu, dan saya tidak pernah melarang orang beribadah termasuk daripadanya salat lima waktu, berpuasa di bulan suci Ramadan, pergi haji atau umroh, berzakat dan infaq sadakah, dan saya tidak pernah meminta upeti apapun dan kepada siapapun," paparnya, seperti dikutip dari detik.com.
"Saya tidak melecehkan Nabi Adam AS dan nabi-nabi lainnya seperti yang dituduhkan oknum tertentu kepada diri saya. Itu adalah tuduhan yang menyesatkan dan merupakan upaya adu domba dengan pihak lain," begitu klarifikasi Subur tanpa merinci siapa pihak lain yang dimaksud.(dbs/bhc/opn) |