Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Hambalang
Ditanya keterlibatan Anas di Hambalang, Andi Bungkam
Friday 11 Jan 2013 20:51:44
 

Andi Alfian Mallarangeng usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Andi Alfian Mallarangeng, mantan kader Partai Demokrat bungkam ketika sejumlah wartawan mencecar pertanyaan keterkaitan mantan atasannya di Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/1), Andi hanya berkomentar bahwa dirinya ditanya tentang tugasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Tapi ketika disinggung mengenai keterlibatan Anas dalam mega proyek sarana dan parasana olahraga di Hambalang, Bogor Andi tidak berkomentar apa-apa.

Seperti diketahui, M Nazaruddin terdakawa kasus wisma atlet yang tak lain adalah mantan bendahara Partai Demokrat berkali-kali mengungkapkan bahwa Anas dan Andi adalah orang yang paling berperan dalam kasus korupsi Hambalang. Tapi sampai saat ini Anas belum juga dijadikan tersangka, sementara Andi yang sama-sama mendapat serangan Nazaruddin sudah berstatus tersangka. Tapi nampaknya Andi memilih bungkam ketika dikonfirmasi mengenai keterlibatan koleganya itu.

"Keterlibatan Andi dalam proyek Hambalang ini bagaimana bang?," Tanya wartawan pada Andi sambil berteriak. Tapi Andi tidak merespon pertanyaan wartawan mengenai itu. Andi malah pergi menuju mobilnya Pajero warna putih. Bahkan ketika sejumlah wartawan tetap mengejarnya, ia tetap saja tidak melontarkan jawaban.

Namun Andi mengatakan siap jika dirinya kembali dipanggil KPK untuk pemeriksaan. "Dan kapan saja saya bisa dimintai keterangan," ujar Andi yang kemudian menuju mobilnya.

Sementara Johan Budi SP, Juru Bicara KPK memberikan penegasan bahwa Andi diperiksa sebagai saksi Deddy Kusdinar. Namun Johan mengaku tidak tahu apa yang ditanyakan penyidik KPK terhadap Andi. "Pak Andi diperiksa sebagai saksi, saya tentu tidak tahu materinya. Tentu berkisar posisi di sebagai menpora," ujar Johan.

Seperti diberikan sebelumnya, usai diperiksa KPK, Andi hanya berkomentar bahwa dirinya ditanya soal tugasnya saat masih menjadi Menpora. Selain itu ia juga dicecar soal proses penganggaran proyek Hambalang yang mendapat suntikan dana 2,5 Triliun dari pemerintah itu.(bhc/din)



 
   Berita Terkait > Kasus Hambalang
 
  Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
  Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
  Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
  KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
  Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2