Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Direktorat Narkoba Mabes Polri Gagalkan Sabu 4,3 Kg Asal India
Friday 13 Jun 2014 02:58:39
 

Ilustrasi. Kepala BNNP Kaltim Kombes Pol Agus Gatot Purwanto memperlihatkan Sabu dengan Tersangka Anis.(Foto: BH/gaj)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kembali jajaran Direktorat IV Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri membongkar jaringan bandar narkoba internasional, narkoba jenis Sabu melalui jalur India-Jakarta, Togo Afrika Selatan-Salatiga-Jawa Tengah.

Para pelaku yang berhasil diringkus kali ini melakukan peredaran barang haram itu melalui lembaga Pemasyarakatan Cipinang dan Nusakambangan dengan melibatkan para napi narkoba.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Arman Depari menegaskan, berdasarkan keterangan saksi serta penyelidikan, berhasil diidentifikasi narapidana inisial BC dan R dari LP Cipinang. Kemudian, UUP dari LP Nusakambangan Jawa Tengah.

"Saat ini dua orang dari LP Cipinang sudah kami amankan," kata Arman di markas Direktorat IV Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta, Kamis (12/6).

Dijelaskan Arman, penangkapan ini adalah hasil penyelidikan bersama dengan Kantor Bea Cukai Bandara International Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sejak bulan Mei hingga Juni 2014.

Ada 6 orang berhasil diamankan. Mereka ditangkap di tempat berbeda. Yakni, di Cengkareng, Jakarta Barat 29 Mei 2014, di Cilandak KKO, Jakarta Selatan, dan di Cengkareng, Tangerang, Banten 2 Juni 2014.

Enam tersangka berasal dari kota yang berbeda. Mereka adalah DS alias D (34) dan LFD alias L (39), dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Kemudian, MR alias RPP (37) dari Samarinda, Kaltim, H alias A dari Kalibata, Jakarta Selatan, dan YNF alias J (31) dari Salatiga, Jawa Tengah.

Polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 4.300 gram atau sekitar 4.3 kg Sabu dari tangan enam orang pengedar dan kurir tersebut dimana Sabu rencananya akan diedarkan di Jakarta, Solo, Surabaya, dan Kalimantan Barat.

Pelaku yang membawa Sabu menyembunyikannya di dalam gulungan benang. Bahkan, ada sekitar 50 paket disembunyikan di sparepart motor.

"Satu paket berisi sekitar 32 gram. Biasanya sabu dijual dengan harga Rp 1,5 juta - Rp 1,7 juta per gram," kata Arman.

Para tersangka dan narapidana dijerat pasal 112 ayat 2, pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan hukuman mati.(bhc/dbs/dar)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
  Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
  BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
  2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
  Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2