Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
London
Diduga Kebocoran Kimia, Ratusan Diungsikan dari Bandara London
2016-10-22 19:44:21
 

Sejumlah penumpang batuk-batuk dan merasa lemas, dan muncul kepanikan.(Foto: Istimewa)
 
LONDON, Berita HUKUM - Sebuah bandara London dilanda panik menyusul dugaan kebocoran zat kimia setelah sejumlah orang mengalami kesulitan bernapas, memaksa dilakukannya evakuasi.

Sekitar 500 orang diungsikan dari London City Airport, bandara di London timur, pada Jumat pukul 16.00 (pukul 22:00 WIB) setelah sejumlah penumpang merasa tidak lemas, kata Dinas Pemadam Kebakaran London (LFB).

Staf ambulans menangani 26 pasien di tempat kejadian, dan membawa dua orang di antaranya ke rumah sakit.

Bandara ini dinyatakan 'aman' sekitar pukul 19:00 (Sabtu 01.00 Wib), dan polisi menemukan apa benda yang bisa jadi merupakan semprotan gas CS -sejenis gas air mata.

Batuk-batuk

David Morris, 28, sedang melakukan pendaftaran penumpang untuk terbang ke Edinburgh, ketika mendadak batuk-batuk.

"Kami sedang mengantre untuk check-in dan mengobrol, lalu mendadak batuk-batuk dan sampai pada satu tititik saya tak bisa berbicara lagi karena batuk-batuk."

"Keadaan memburuk, dan kami lihat orang-orang juga mulai batuk-batuk. Dan petugas di belakang meja juga batuk-batuk berat.

"Dalam waktu dua menit, mereka berteriak bahwa semua orang harus keluar."

Menurut Morris, apa pun yang menyebabkan orang batuk-batuk, dia tak mencium bau apa pun, atau melihat warna dari gas atau apa.

"Semua orang berteriak dan bergegas menuju pintu," katanya.

Polisi menemukan penyemprot gas, namun tak memperlakukannya sebagai kasus terkait terorisme.

Dalam sebuah pernyataan, Polisi Metropolitan London mengatakan mereka tidak memperlakukan kasus ini sebagai "kasus terkait teroris."

Polisi menyatakan: "Dalam pencarian di bandara, ditemukan apa yang diyakini menjadi penyemprot gas CS."

"Sementara penyebab insiden itu belum dikonfirmasi, petugas sedang menyelidiki apakah kejadian itu akibat semprotan tak sengaja."

Bandara sudah dibuka kembali, meskipun penumpang diperingatkan bahwa gangguan keterlambatan bisa terjadi karena banyak jadwal penerbangan yang jadi menumpuk.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2