Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Penistaan Agama Islam
Demo Ahlul Bait Indonesia, Pemerintah Harus Mengutuk Penghinaan Terhadap Islam
Friday 21 Sep 2012 22:08:34
 

Ketua Syiah Indonesia, H.Isam (Foto: BeritaHUKUm.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Solidaritas aksi massa Ahlul Bait indonesia, Mengecam peredaran film innocencet of Muslims yang telah menistakan Agama Islam dan melukai hati Umat Islam. massa berdatangan di Jalan Merdeka Selatan, didepan kedubes Amerika Selepas Sholat Jumat (21/9). Massa yang sebagian besar merupakan ibu - ibu, memegang spanduk dan menggunakan kaca mata hitam sambil bersholawat ke atas Nabi Muhammad SAW.

Para ibu - ibu ini histeris sambil memegang poster yang bertuliskan 'Hancurkan Amerika, labaik Yaa Rasulullah, Dont Insult My Prophet'. Aksi damai ini, mendapat pengawalan cukup ketat dari aparat kepolisian, begitu juga dengan para ibu - ibu pendemo yang meringsek menuju tengah trotoar Jalan Merdeka Selatan. Dengan sigap, Kapolsek Metro Gambir, AKBP Tatan Dirsana langsung menghadang dengan simpati para pendemo tersebut.

Para wanita pendemo ini, meneriakkan yel - yel yang dipandu oleh sekertaris Jendral Ahlul Bait Indonesia, Ahmad Hidayat, 'Amerika hancurkan, Israel hancurkan, mereka juga mengecam Koran perancis, Chalie Hebdo, yang menerbitkan gambar kartun dan kembali mengejek serta mengolok - olok Nabi Muhammad SAW'.

Dalam Tuntutannya, mereka meminta pemerintah Indonesia untuk berani mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengutuk tindakan yang telah menghina simbol suci umat islam. Mereka juga menuntut negara - negara barat, untuk membuat Undang - Undang yang melarang penistaan terhadap figur dan simbol suci umat islam, seperti yang telah dilakukan oleh dewan HAM PBB.

Dan menghimbau kepada umat beragama dan umat manusia pecinta keadilan, untuk dapat bersatu dalam ukuwah menghadapi fitnah yang ingin memecah belah umat islam dan membuat kebencian antara umat manusia. Aksi Demo ini berlangsung damai, dan tidak sampai memacetkan lalu lintas hingga para pendemo meningalkan kedubes Amerika Serikat.(bhc/put).



 
   Berita Terkait > Penistaan Agama Islam
 
  DICARI!!, Setelah M Kece, Pria Ini Jadi Buronan Netizen Gegara Hina Nabi Muhammad
  HNW Apresiasi Kinerja Polri Tangkap Terduga Penista Agama
  Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
  Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Tersangka Dugaan TPPU
  Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2