Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Hujan
Debit Pintu Air Depok Masuk Siaga II
Thursday 11 Jul 2013 20:43:45
 

Ilustrasi, Pintu Air Depok.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Hujan yang mengguyur wilayah Bogor,Depok dan Jakarta sejak siang tadi mengakibatkan kenaikan debit air dibeberapa pintu air.

Menurut data dari petugas piket di Pusdalops BPBD DKI Jakata, Kamis (11/7), untuk debit air di Pintu Air (PA) Depok mengalami kenaikan sejak pukul 18.00 WIB,dan mulai pukul 18.10 mencapai ketinggian 210 cm, masuk status siaga III/Waspada, debit air terus mengalami kenaikan,hingga ketinggian debit air 260 cm, masuk status siaga II/Bahaya pada pukul 18.35 wib.

Berikut kronologis kenaikan debit Pintu Air Depok, sbb :
Pkl. 17.00 - 110cm (siaga 4)
Pkl. 17.15 - 140cm (siaga 4)
Pkl. 17.20 - 160cm (siaga 4)
Pkl. 17.25 - 180cm (siaga 4)
Pkl. 17.35 - 190cm (siaga 4)
Pkl. 18.00 - 200cm (siaga 4)
Pkl. 18.10 - 210cm (siaga 3)
Pkl. 18.20 - 230cm (siaga 3)
Pkl. 18.30 - 250cm (siaga 3)
Pkl. 18.35 - 260cm (siaga 2)
Siaga 2 (250 s/d 300)

Dengan kondisi PA Depok masuk status siaga II, diperkirakan enam jam kemudian air akan sampai Pintu Air Manggarai. Untuk itu perlu diantisipasi wilayah yang akan dilewati dan berpotensi terjadinya genangan, yaitu Rawajati, Cawang, Bidara Cina, Kp.Melayu,Bukit Duri,dan lain-lain.(bhc/rat)



 
   Berita Terkait > Hujan
 
  Debit Pintu Air Depok Masuk Siaga II
  Hujan Deras Disertai Petir Masih Mengguyur Jakarta
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2