JAKARTA, Berita HUKUM - Ibunda Raffi Ahmad mendatangi gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin (28/1) untuk menjenguk anaknya. Saat turun dari mobilnya, para wartawan yang sudah lama standby di gedung BNN langsung 'menyerbu' ibunda Raffi untuk memintai keterangan perihal penangkapan oleh BNN. Namun, ia hanya tertunduk tanpa memberikan sepatah kata pun.
Amy Qanita, ibunda Raffi berjalan nunduk ketika turun dari mobilnya untuk menuju lift. Ia berjalan nunduk di belakang pengacara Raffi, Sandy Arifin. Ketika para wartawan menanyakan kabarnya, Amy tidak menjawab. Saat ditanya soal kabar Raffi pun, ia tidak membalas.
Ibunda Raffi Ahmad, Amy Qanita, langsung mengecek keberadaan anaknya di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur. Amy tampak terus menangis.
Ia nampaknya sudah diizinkan untuk bertemu anaknya. Sebab ia kini sudah menaiki lift menuju atas. Amy tampak sedih sedih. Ini belum ada kepastian. dan masih menunggu kabar dari BNN.
Sandy Arifin, pengacara Raffi Ahmad mengatakan, "Kami sekarang mau bicara dengan Raffi mengenai kronologisnya, kemarin tidak sempat bicara karena Raffi masih capek. Kami hanya menunjukkan bahwa kami sebagai kuasa hukumnya Raffi. Yang saya tahu kalau jalan sama Raffi, kalau ngak main motor ya main futsal, itu saja. Kalau yang lain-lain saya tidak tahu," kata Sandy Arifin.
Mengenai apakah Raffi dijebak dan rumahnya dipakai tempat pesta narkoba, "saya tidak tahu," pungkasnya.(bhc/din) |