Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Partai Demokrat
Dalam Kasus Suap Bupati Buol, KPK Kembali Periksa Kader Demokrat
Monday 30 Jul 2012 15:31:04
 

Hartati Murdaya (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Secara bertubi-tubi kader Partai Demokrat diterpa kasus korupsi yang menyebabkan senjata utama partai berlambang mercy, pencitraan, justru semakin tumpul. Di saat proses peradilan kasus korupsi yang menyeret beberapa kader Demokrat, kasus dugaan suap Bupati Buol kini mencuat.

Dalam kasus dugaan suap Bupati Buol, Amran Batalipu, lembaga antikorupsi yang berdiri independen itu kembali memeriksa salah satu kader partai binaan SBY, Dra. Siti Hartati Murdaya sebagai Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat 2010 – 2015. Lanjutan pemeriksaan ini bertujuan mendalami sangkaan suap surat pengurusan hak guna usaha (HGU) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

"Hari ini (Hartati) diperiksa lagi, lanjutan yang pekan lalu sebagai saksi untuk tersangka GS," papar Johan Budi, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (30/07).

Sementara itu, KPK telah menetapkan GS, YA, dan Bupati Buol sebagai tersangka. Dalam dugaan, kasus ini melenggangkan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan yang ada di Kabupaten Buol. (bhc/frd)



 
   Berita Terkait > Partai Demokrat
 
  Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
  Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
  Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
  Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
  Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2