Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Suriah
Cegah Insiden di Suriah, AS-Rusia Teken Nota Kesepahaman
Wednesday 21 Oct 2015 07:29:05
 

Militer Rusia melancarkan serangan udara di Suriah sejak 30 September 2015.(Foto: Istimewa)
 
SURIAH, Berita HUKUM - Pemerintah Amerika Serikat dan Rusia menandatangani nota kesepahaman yang ditujukan meminimalkan risiko kontak antara pesawat-pesawat kedua negara di wilayah udara Suriah. Penandatanganan dilakukan setelah muncul beberapa kasus yang oleh Washington dikatakan sebagai tindakan "ceroboh dan tidak profesional" yang dilakukan pilot-pilot Rusia dengan menerbangkan pesawat terlalu dekat ke posisi pesawat Amerika.

Pekan lalu para pejabat AS mengatakan pesawat dari kedua negara "memasuki ruang pertempuran yang sama" dan hanya berjarak beberapa kilometer saja.

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS, Peter Cook, mengatakan nota kesepahaman ini memuat prosedur yang harus diikuti oleh para awak pesawat, termasuk terbang dalam jarak yang aman dengan pesawat-pesawat lain dan menjaga komunikasi secara terus menerus dengan petugas di darat.

Cook juga menjelaskan bahwa isi lengkap nota ini dirahasiakan atas permintaan pemerintah di Moskow.
Wartawan BBC mengatakan cakupan nota ini hakikatnya tidak terlalu luas karena tidak mengatur koordinasi intelijen atau serangan-serangan udara.

Rusia terlibat langsung dalam konflik Suriah dengan melancarkan serangan udara mulai 30 September lalu, dengan dalih menyerang posisi-posisi yang dikuasai kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Moskow mengatakan mereka melancarkan serangan udara atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Suriah
 
  Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
  Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
  Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
  Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2