Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Lingkungan Hidup
Busyro Muqoddas: Lingkungan Hidup Kita Telah Diperkosa
2020-12-14 19:11:56
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Lingkungan hidup di tanah air selama ini telah diperkosa karena kemiskinan dan pemiskinan moral politik kekuasaan, menguatnya cengkeraman dominasi oligarki bisnis sebagai bandar politik nasional, serta praktek demokrasi transaksional.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas pada webinar Milad ke-2 Kader Hijau Muhammadiyah (KHM), Ahad (13/12) malam.

"Dalam realitasnya, obyek perkosaan itu seperti sumber daya alam dengan kekayaan minerba, laut, pertanian, hutan alami, dan hutan lindung. Kejahatan itu dapat mengakibatkan kerugian antara lain kesehatan fisik, jiwa, sosial, kemasyarakatan, bisnis, pendidikan, sipil politik, sosial ekonomi, dan budaya," ungkapnya.

Ia meminta KHM jangan apatis dan perlu segera melakukan jihad konstitusi/jihad ekologi untuk penyelamatan lingkungan hidup di Indonesia.

Mantan Ketua KPK ini berharap kader Muhammadiyah yang berjuang dalam KHM agar senantiasa berkomitmen dengan Etika Hijau Muhammadiyah dalam memaksimalkan perannya sebagai pejuang lingkungan.

Selain Busyro, webinar ini juga diisi dengan dialog ekologi Belajar dari Para Perempuan Pejuang Lingkungan, diantaranya, Yulia pejuang lingkungan dari Ogan Hilir, Mulyani Pejuang lingkungan Waduk Sepat Kota Surabaya, Masitah pejuang lingkungan melawan PLTU di Cilegon, dan Nana Firman kader Muhammadiyah penerima penghargaan Champion of Change dari White House Amerika.(muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2