Berita HUKUM - "Memperkerjakan anak dibawah umur merupakan sebuah tindakan pidana. Walaupun si anak bekerja untuk membantu orang tuanya," kata Bupati Gorontalo, David Bobihoe, Rabu (30/10), menurutnya, di karenakan saat ini kondisi tersebut masih banyak terjadi di tengah masyarakat. Saat melakukan kegiatan GM di Kecamatan Biluhu masih ditemukan laporan adanya anak-anak yang putus sekolah karena harus bekerja mencari nafkah untuk keluarga.
David Bobihoe menjelaskan, dalam UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang diantara isinya, pertama bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia, kedua bahwa anak adalah amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya,
Ketiga bahwa, anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan,
Keempat bahwa, agar setiap anak kelak mampu memikul tanggung jawab tersebut, maka ia perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial, dan berakhlak mulia, perlu dilakukan upaya perlindungan, serta untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya serta adanya perlakuan tanpa diskriminasi.
Olehnya, David mendorong kepedulian orang tua untuk mendorong anak-anaknya bersekolah dan mencari peluang untuk memanfaatkan program pendidikan yang telah diberikan oleh Pemerintah. Dikatakan pula, pengawasan terhadap pendidikan telah dilakukan, apabila masyarakat menemukan kesulitan untuk mendapatkan fasilitas tersebut, serta menemukan adanya tindakan menyimpang dari sekolah dapat langsung melaporkan ke pihak pemerintah.
"Dengan pendidikan maka diri kita akan dihargai, semakin tinggi pendidikan kita maka akan semakin dihargai pula diri kita oleh orang lain," tutup Bupati David.(bhc/shs)
|