Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Bulog
Bulog Diminta Lakukan Stabilisasi Kuota Daging Sapi
Saturday 08 Jun 2013 11:17:40
 

Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Perdagangan belum menentukan kuota daging yang akan diimpor Perum Bulog, meski pemerintah akhirnya membuka keran impor daging sapi untuk Perum Bulog. Bukan tanpa maksud, izin ini keluar lantaran harga daging di Indonesia melejit hingga Rp 100 ribu per kilogram.

“Perum Bulog diminta untuk melakukan stabilisasi, setelah itu masih perlu bahas kembali kuota daging yang akan diimpor oleh Perum Bulog, namun saat ini bahwa importasi daging tersebut lebih ditujukan kepada operasi pasar,” kata Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Jumat (7/6) .

Bayu mengatakan kementerian memberikan jatah sementara sebanyak 3.500 ton daging sapi, dan ini akan digunakan untuk menekan harga daging sapi di pasar. Diharapkan, harga daging bisa diturunkan hingga level Rp 75-80 ribu per kilogram.

"Ini untuk operasi pasar, sedangkan belum ditujukan untuk bulan Ramadan dan hari raya Lebaran," kata dia.

Pernyataan serupa dilontarkan oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Bachrul Chairi. Ia berpendapat bahwa pihaknya masih perlu meninjau ulang jumlah kuota daging yang akan diimpor Bulog. Saat ini, dia tengah menanti rapat penentuan kuota impor daging sapi.

"Kami perlu melihat kembali jumlah kuota antara 3-5 ribu ton. Ini tidak lagi mensubstitusi pasar dan kami mengamankan kepentingan peternak," kata Bachrul.(dry/ipb/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Bulog
 
  Bulog Didorong Miliki Wewenang Sebagai Badan Pangan Nasional
  Bulog Perlu Solusi Salurkan Beras
  KPK Diminta Usut Dugaan Suap Tender Beras Impor di Bulog
  Bulog Didesak Evaluasi Pendistribusian Raskin
  Bulog Jangan Sembarangan Serap Gabah
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2