GORONTALO, Berita HUKUM - Bila tak ada aral melintang, 4 unit kantor yang diperuntukan bagi Dinas Perhubungan Pariwisata dan Komunikasi Informasi (Dishubparkominfo), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UMKM (Diskoperindag-UMKM) serta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Daerah Terpencil (BPM-PDT) di Blokplan Perkantoran Provinsi Gorontalo di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, akan mulai ditempati .
Dari Hasil sidak Wagub yang didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Nurdin Mokoginta, Asisten Administrasi Umum Nurlan Darise serta Kadis PU Darda Daraba, semua perkantoran sudah rampung 99 persen. Tinggal sejumlah penyelesaian akhir yang sedang dikebut oleh pihak kontraktor. Rampungnya pembangunan 4 kantor SKPD yang dibiayai melalui dana APBD 2013 ini.
Sejak tahun 2013 lalu Pemprov sudah mencanangkan tahun pembangunan hingga berakhirnya periode kepemimpinan duet yang dikenal dengan sebutan 'NKRI'. Salah satu fokus perhatian keduanya menyangkut pembangunan kantor SKPD provinsi mengingat masih ada belasan kantor yang berstatus ngontrak di rumah penduduk atau meminjam kantor eks Gubernuran Sulut.
"Selama ini beberapa SKPD di lingkungan Provinsi belum punya kantor (masih kontrak), sehingga itu kita punya program unggulan infrastruktur salah satunya pembangunan kantor. Syukur Alhamdulillah di tahun 2013 sudah teralisir sebanyak 4 unit. Kondisi ada ini rata rata sudah 99 persen," jelas Wagub usai sidak.
Dengan rampungnya pembangunan kantor baru ini, Idris berharap agar SKPD terkait bisa segera memindahkan barang dan membenahi ruangan masing masing. Kondisi kantor yang baru diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi kerja dari para pegawai.
"Bangunannya sangat besar dan ruanganya sangat luas. Saya berharap tidak ada lagi yang bekerja berhimpit himpitan dengan suasana kerja yang lebih nyaman dari sebelumnya," imbuh mantan Sekda Provinsi Gorontalo itu.
Selain pembangunan 4 kantor SKPD yang telah rampung, Pemprov Gorontalo menargetkan pembangunan 4 kantor lain di tahun 2014 dari target 14 unit secara keseluruhan. Rencana tersebut masih terkendala proses pembebasan lahan yang berlangsung alot. Meski begitu, Idris Rahim optimis di akhir periode jabatannya nanti tahun 2017 Blokplan bisa rampung 100 persen.(bhc/shs) |