Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai PAN
Bertemu Presiden SBY, Hatta Rajasa Ijin Pengunduran Diri
Tuesday 13 May 2014 11:15:55
 

Ilustrasi. Ketua umum PAN, Hatta Rajasa saat diwawancarai para wartawan, di kantor DPP PAN jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (10/3).(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, rencananya siang ini akan menghadap Presiden SBY dan sore nanti mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Menko Perekonomian. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu akan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk pemberitahuan pengunduran diri sebagai Menteri terkait rencana ikut dalam Pilpres 9 Juli mendatang.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui, rencana sore ini ia bersama calon Presiden dari Partai Gerindra akan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara.

“Pertemuan untuk bersilaturahmi dan membahas sejumlah topik kenegaraan,” kata Hatta melalui akun twitter pribadinya @hattarajasa yang diunggahnya Selasa (13/5) beberapa saat lalu.

Sementara di situs Setkab disebutkan bahwa besar kemungkinan, selain menerima pertemuan Hatta, Presiden SBY juga emnggelar pertemuan dengan Jokowi terkait dengan pengajuan cuti Jokowi sebagai Gubernur DKI mulai 18 Mei ini, terkait dengan majunya dia sebagai calon presiden yang didukung oleh PDI Perjuangan.

Sebagaimana diketahui sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2013, kepala daerah yang akan ikut dalam kampanye pemilihan Presiden harus mengajukan cuti.

Sedangkan, Jurubicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Jakarta, pagi ini mengaku mendengar rencana tersebut. Namun ia menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

“Biarlah Pak Hatta yang menjelaskan sendiri mengenai pengunduran dirinya. Tidak elok kalau saya yang sampaikan. Lebih bagus kalau yang bersangkutan,” kata Julian.

Pertemuan ini, sangat erat keterkaitanya dengan koalisi antara Partai Gerindra dengan PAN, dimana Hatta Rajasa digadang menjadi calon wakil Presiden Prabowo Subianto.(bhc/dar/dbs)




 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2