Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bentrok
Bentrok di Makassar, Mahasiswa Tertembak, Polisi Kena Panah
Tuesday 24 Sep 2013 23:49:48
 

Macet total ke arah Gowa, jalan ditutup satu arah karena ada Aksi Mahasiswa Unismuh yang berakibat Bentrok dengan Aparat.(Foto: Ist)
 
MAKASAR, Berita HUKUM - Bentrokan antara mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) dengan aparat kepolisian dibantu warga kembali terjadi di Jalan Sultan Alauddin, Selasa (24/9). Dari kejadian itu, seorang mahasiswa terkena peluru karet di lututnya dan seorang polisi terkena panah di dadanya.

Awalnya, mahasiswa terlibat perang batu dan panah dengan aparat kepolisian yang hendak membubarkan aksi demo yang menutup jalan depan kampus Unismuh. Belakangan, warga pun ikut membantu aparat kepolisian memukul mundur mahasiswa hingga ke masuk ke kampusnya.

Aksi saling lempar batu pun terjadi sekitar tiga jam di jalanan yang mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total. Warga yang terjebak kemacetan pun ikut membantu polisi membubarkan mahasiswa.

Seperti yang dikutip dari kompas.com, dalam bentrokan itu, seorang mahasiswa terkena tembakan peluru karet petugas dan seorang anggota Polsekta Rappocini, Ajun Inspektur Dua (Aipda) Teodorus terkena panah di dadanya. Kedua korban pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan tim medis.

Perang batu berhenti sekitar pukul 18.00 Wita, setelah mahasiswa kembali masuk ke kampusnya. Para rektor nampak berusaha menenangkan mahasiswanya agar tidak keluar dan berjaga di pintu gerbang kampus.

Aksi demonstrasi mahasiswa dilakukan hampir setiap hari setelah rekannya, Aksal tewas tertembak peluru anggota Resmob Polrestabes Makassar, Brigadir Polisi (Brigpol) Yusuf, Kamis (19/9) lalu. Aksal bersama rekannya, Ridwan mengamuk di Jalan Sungai Saddang dan merusak lapak-lapak pedagang.

Akmal mengamuk sambil membawa parang dan senjata api rakitan jenis Papporo. Akmal sempat melepaskan tembakan. Warga yang ketakutan berlari meminta tolong perlindungan di Posko Resmob Polrestabes Makassar yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.(kps/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2