Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
IMM
Bedah Film Endless Corridor, Muhammadiyah dan IMM Tolak Pembantaian Manusia di Bumi Manapun
2017-03-06 19:35:03
 

Diskusi film Endless Corridor - Lorong Tak Berujung, yang diselenggarakan oleh DPP IMM melalui Bidang Seni Budaya dan Olahraganya, Sabtu (4/3).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Diskusi film Endless Corridor - Lorong Tak Berujung - yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) melalui Bidang Seni Budaya dan Olahraganya, Sabtu (4/3), berlangsung menarik.

Film yang disutradarai oleh Alexandras Brokas dan Mindaugas Urbonavicius ini menceritakan tentang pembantain Khojaly yang mengerikan selama perang Ngomo-Karabakh yang terjadi pada 26 Februari 1992 di Barat Azerbaijan.

Abdul Mu'ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah mengatakan bahwa Muhammadiyah menolak pembantaian manusia di belahan bumi manapun. Hal ini didasari pada quran surat Al-Maidah: 32 yang menyatakan barangsiapa membunuh satu orang manusia bukan karena orang itu membunuh orang lain, maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya.

"Ayat ini mendasari Muhammadiyah untuk mendukung segala bentuk perjuangan manusia dalam memperoleh kemerdekaan dan kedaulatannya," pungkas Mu'ti dalam sambutannya di hadapan seluruh kader IMM yang hadir.

Lorong Tak Berujung menuai banyak pujian dari kritikus internasional dan menerima beberapa penghargaan. The Global Film Award juga telah berkomitmen untuk mempromosikan film yang berdampak pada perubahan dunia ini.

Senada dengan Mu'ti, DPP IMM mengutuk keras tragedi khojaly dan segala bentuk pembantaian yang terjadi di belahan dunia manapun dan ditampilkan dalam bentuk kampanye akbar untuk mendukung keadilan bagi Kholjay.

"Kesewenang-wenangan dalam bentuk apapun merupakan musuh IMM,. IMM akan menjadi garda terdepan untuk mengkampanyekan dunia yang damai dan harmoni," pungkas Ratu Lala, Ketua DPP IMM.(raipan/muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait > IMM
 
  DPP IMM: Indonesia Butuh Pemimpin Baru
  IMM Tidak Pernah Lepas dari Trilogi Ilmu, Iman, dan Amal Shaleh
  Diam-Diam Pemerintah Naikkan BBM, IMM: Jokowi Jangan Hanya Sibuk Pencitraan
  Milad 54 Tahun IMM Teguhkan Nalar Gerakan untuk Indonesia Berkeadilan
  Bedah Film Endless Corridor, Muhammadiyah dan IMM Tolak Pembantaian Manusia di Bumi Manapun
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2