JAKARTA, Berita HUKUM - Ayah Mertua Eyang Subur Pak Adek menjelaskan kronologis bagaimana anak gadisnya Ani yang sekarang di nikahi Subur Pada tahun 2004 saat Ani berusia 19 tahun.
Pak Adek menjelaskan pada akhir tahun 2004 saya baru pulang dari Sulawesi Tengah menuju ke rumah saya di Cianjur. Selanjutnya saya di datangi oleh anak saya Ani dan tantenya, adapu kedatanganya untuk minta persetujuan.
"Ani meminta ijin restu dari saya, karna dia mau menikah dengan Subur, dia bilang dia akan dijadikan istri ke 6. Dalam agama islam itu melanggar itu dalam islam,"ujar Ade.
Tapi putri saya kekeh minta persetujuan, dan di restui oleh saya. Oke lah saya setujui, trus anak saya pulang ke Jakarta. Dan 1 bulan kemudian saya di panggil Subur katanya anak saya mau menikah.
Datang ke Jakarta ke rumah Subur pak pernikahan batal. 1 bulan selanjutnya anak saya datang lagi ke Jakarta. dan anak saya bilang ,"Pak saya sudah menikah. Dari rumah saya mau datang lihat anak saya, namun tidak bisa saya di kunci sama Subur,"ujar Adek.
Saya datang ke Jakarta ini mau mengambil kembali anak saya Ani, dia merupakan hak saya dan anak kandung saya, jadi bukan istri Subur. Saya akan ke Polda Metro Jaya selepas ini melaporkan Subur secara resmi.
"Saya akan menghabisi darah di rumah subur, saya akan membunuh subur, saya tidak takut mati. Saya mau jihad untuk agama ku, dan ini hak ku,"ujar Adek sambil menangis.
Sementara itu penuturan dari Arya Dwi Guna, dan mantan Istrinya Dewi, Mereka berdua tidak tahu Ani sudah menikah dengan Subur di rumah H. Memet Bandung.
"Kami tidak di undang, padahal kami adalah omnya dan tantenya,"ujar Dwi.(bhc/put) |