Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Anand Krishna
Anand Khrisna Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Wednesday 26 Oct 2011 20:14:29
 

Anand Khrisna (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Terdakwa Anand Khrisna dituntut hukuman 30 bulan atau 2,5 tahun penjara. Ia yang dikenal sebagai tokoh spiritual itu, dinilai terbukti bersalah, karena melakukan pencabulan atau pelecehan seksual terhadap muridnya, Tara Pradipta Laksmi.

Demikian tuntutan yang disampaikan JPU Martha Berliana Tobing dalam perkara tersebut yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (26/10). Sidang perkara asusila ini tidak diketahui wartawan, karena dilangsung secara terutup dan tidak terbuka untuk umum.

Kabar ini pun didapat awak media, usai persidangan dengan meminta langsung keterangan dari jaksa Martha tersebut. “Kami menuntut terdakwa Anand Khrisna dengan hukuman penjara selama dua tahun enam bulan,” ungkapnya.

Namun, ketika diminta pertimbangan yang menjadi dasar tuntutuannya itu, penuntut umum ini enggan berkomentar. Alasannya, sidang asusila yang berlangsung tertutup tidak bisa diinformasikan, seperti perkara lainnya. "Maaf tidak boleh. Itu sidang tertutup. Tunggu saja putusannya," jelas dia.

Sementara penasehat hukum Anand Khrisna, Humprey S Djemat mengatakan, tuntutan terhadap kliennya itu tidak berdasar. Alasannya, JPU menggunakan pasal 294 dan mengatakan Anand Khrisna seorang guru dan pernah melakukan perbuatan pelecehan.

"JPU hanya mengambil keterangan dari Tara saja. Padahal, apa yang terjadi pada Tara tidak didukung keterangan saksi lain. Bahkan, ada saksi yang menolak laporan serta keterangan yang dikatakan Tara itu," jelasnya.

Dalam dakwaan sebelumnya, JPU menyebutkan bahwa pemilik Yayasan Anand Ashram itu telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap pihak yang tak berdaya. Korbannya adalah muridnya sendiri, yakni Tara Pradipta Laksmi. Atas tindakannya ini, terdakwa Anand Khrisna dijerat telah melanggar pasal 294 ayat (2) ke-2 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang pencabulan atau pelecehan seksual.(dbs/bie)



 
   Berita Terkait > Anand Krishna
 
  Eksekusi Anand Krishna Dinilai Batal Demi Hukum
  Anand Krishna dan Dukungan Bagi Kebebasannya
  Anand Krishna Jalani Hukuman di LP Cipinang
  Anand Krishna Akhirnya Ditangkap
  Kejagung Masih Terus Buru Anand Krishna
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2