SAMARINDA, Berita HUKUM - Dalam perebutan untuk menduduki kursi empuk sebagai Ketua DPRD Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) diluar dugaan kejutan yang terjadi, Alphad Sarif dalam Pemilu Legislatif lalu mengumpulkan suara yang cukup besar, menggeser Gafar Abdul Gafar yang merupakan calon kuat, juga calon lainnya Mashari Rais.
Pada awalnya dari 9 nama Calon yang dipilih dari partai Golkar yang diusulkan DPD Golkar kepada DPP Golkar, Gafar Abdul Jafar yang saat ini menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Samarinda berhasil merai 7 poin menggeser Alphad Sarif dan Mashari Rais masing-masing dengan poin 5.
Kejutan terjadi ketika keputusan DPP Partai Golkar dengan merujuk pada Keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar ke 5 Nomor 02/Rapimnas-5/Golkar/XI/2013 Taggal 23 Nopember 2013 tentang 7 kriteria dan syarat calon pimpinan legislatif.
Keputusan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Aburizal Bakri dengan Surat keputusan Nomor R-7/Golkar/VII/2014 tanggal 25 Juli 2014 memilih Alphad Sarif sebagai ketua DPRD Samarinda, masa bakti 2014 - 2019, ujar Achmad Albert Sekertaris DPD Golkar Kaltim.
"Ada 9 nama yang diajukan DPD Golkar Kaltim kepada DPP Golkar, dari nama tersebut, Ketua DPP Aburazal Bakri memutuskan Alphad Sarif sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda 2014 - 2019," ujar Achmad Albert.
Dengan adanya keputusan tersebut diharapkan agar semua kader dapat mengamankan keputusan tersebut, sebagai informasi Alphad Sarif yang juga Ketua AMPG Samarinda merai 8.553 suara disusul Gafar Abdul Jafar pada urutan ke-2 dengan merai 8.166 suara dan Masari rais pada urutan ke 5 dengan memperoleh 2.735 suara, terang Albert.
Untuk diketahui juga bahwa, hasil pemilihan legislatif pada 2014 yang perolehan suara diraih Partai PDIP cukup besar yaitu 68.865 suara dengan kebagian 8 Kursi, sedangkan partai Golkar meraih 65.045 suara justru meraih 9 kursi di kota Tepian Samarinda.(bhc/gaj) |