Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kompolnas
Aktivis Anti Korupsi Korban Kasus Penikaman Melapor ke Kompolnas
Thursday 29 Oct 2015 09:25:44
 

Paharudin Hasibuan bersama dengan Kuasa Hukumnya Bayu Afriyanto, seusai melaporkan ke Kompolnas Jakarta, Rabu (28/10).(Foto: BH/bar)
 
JAKARTA, BeritaHUKUM - Paharudin Hasibuan seorang pegiat anti korupsi di kabupaten Labuhan Batu Selatan Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi korban kasus penikaman yang sebulan yang lalu 28 oktober 2015, melaporkan Polres Labuhan Batu Selatan ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Jakarta.

Pengaduan yang dilaporkannya ini, disebabkan karena tidak adanya tindaklanjutan penanganan kasus penikaman yang hampir membuatnya meninggal dunia, karena sobekan senjata tajam sepanjang 25 cm, dari perut sebelah kanan hingga pinggang kanan badannya.

Didampingi bersama kuasa hukumnya, Bayu Afriyanto, menurut korban kasus tersebut sangat kuat dugaannya melibatkan pejabat Pemkab dengan berinisial nama WAT.

Kronologisnya, sejak peristiwa Selasa 19 Agustus 2014 tahun lalu, kasus penikaman terhadap Paharuddin memang langsung dilaporkan oleh istrinya ke Polres Labuhan Batu melalui Polsek kampung rakyat dengan tanda bukti lapor STTPL/50/ VIII/2014/SU/RES LBH/Sek.Kampung Rakyat.

"Saksi-saksipun sebanyak 8 orang telah diperiksa, proses hukumnya pun sudah sampai tahap penyidikan, namun hingga saat ini kasus dibekukan," ujar Paharrudin, seusai memberikan laporan di Kompolnas, Jakarta, Rabu (28/10).

Menurutnya, kasus penikaman yang menimpa dirinya ini, diduga kuat dilatarbelakangi karena adanya laporan yang diajukannya tentang tindak pidana korupsi pembangunan kontruksi jalan Beton dan pembukaan Jalan Kabutan, yang bersumber dari bantuan dana bawahan tahun 2012 hingga 2013, dan didduga merugikan keuangan negara sekitar Rp.15 milyar.

"Laporan Tipikor tersebut saya sampaikan ke Polres Labuhan Batu, tanggal 9 juni 2014 tahun lalu, atas nama LSM Forum Bela Rakyat Indonesia," ungkapnya, kepada pewarta BeritaHUKUM.com.(bh/bar)



 
   Berita Terkait > Kompolnas
 
  Kompolnas Berharap Proses Seleksi PAG di Polda Metro Kedepankan Prinsip BETAH
  Kompolnas Puji Kesigapan Bidpropam Polda Metro Periksa Oknum Polisi yang Cekcok dengan Paspampres
  Kompolnas: Polri Luar Biasa Sigap Bantu Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19
  Kompolnas Sambut Baik Biro Paminal Divpropam Polri Adakan Patroli Siber
  Kompolnas ke Bidpropam Polda Metro: Bagus, Jika Layanan Pengaduan Dapat Pujian dari Pelapor
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2