Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Aktivis 98
Aktifis '98: Diam Sangat Bahaya Dibanding Banyak Penjahat
Saturday 15 Feb 2014 21:12:58
 

Spanduk dialog "Demokrasi Ala Koruptor".(Foto: BH/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Berdiam diri adalah sikap yang paling berbahaya dibandingkan banyak penjahat. Semakin kita diam, maka tindakan kesewenang-wenangan kian merajalela, demikian ditegaskan mantan aktifis '98, T Hidayatuddin SE.

Hal itu disampaikannya saat mengisi acara dialog dengan tema "Demokrasi Ala Koruptor", yang digelar oleh Lumbung Informasi Mahasiswa (LIMA) Matangkuli, di Camp Mahasiswa Gampong Ude, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sabtu (15/2) sore.

T Hidayatuddin, dalam diskusi yang membahas korupsi, politik dan persoalan bangsa ini menyampaikan bahwa Negeri ini sudah terlalu gaduh dengan urusan korupsi di semua lini. Sehingga tidak cukup kalau hanya berdiam diri untuk memperbaiki moral anak negeri.

"Kita tidak boleh diam melihat kesewenang-wenangan terjadi, justru kita harus bangkit melawannya," Hidayatuddin kembali menegaskan.

Kita kadang sering lupa, ucap mantan Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara ini, padahal demokrasi adalah sejenis pasar yakni pasar bebas segala aspirasi, sekaligus medan ilusi penobatan diri, sungguh tercela para Politisi yang mengabdi untuk menolong diri.

Dengan dibuatnya acara dialog ini, Hidayat mengharapkan nantinya dapat menghasilkan pergerakan yang tegas dan berani untuk memberantas korupsi. Selain itu, mengingat sebentar lagi dihadapkan dengan Pemilu 9 April 2014, kepada masyarakat diminta untuk wajib memilih pilihannya yang benar, bukan asal mendukung yang tenar.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > Aktivis 98
 
  Aktivis 98 Kumpul di Warung Daun Cikini
  Penantian 16 Tahun Anak untuk Ayah Aktivis 98
  Aktifis '98: Diam Sangat Bahaya Dibanding Banyak Penjahat
  Aktivis 98 Dukung Gerakan Mahasiswa Revolusi, Tolak BBM Naik !
  Aktivis 98: Menolak Kenaikan Harga BBM oleh Rezim Malas
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2