JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi perkelahian antara 6 anggota Brimob dan 4 anggota Kostrad di tempat hiburan Karoke Venus, Depok Town Square (Detos) diduga karena kesalah pahaman, mereka juga dinilai masih memiliki emosi anak muda.
Akibat kejadian ini sedikitnya tiga orang terluka akibat keributan antara oknum TNI dan Polri ini di Venus Karaoke Depok Town Centre (Detos). Dua diantaranya diketahui anggota Polisi, sementara satu lainnya adalah anggota TNI.
"6 Orang Korps Brimob Polri ketemu dengan kawan-kawan juga dari Divisi 1 Kostrad 4 orang. Entah mungkin karena sama-sama masih muda, terjadi miskomunikasi di antara mereka, terjadilah perkelahian. Akibat ini, sama-sama babak belur 6 lawan 4, ada yang luka," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronny F Sompie ketika dihubungi, Sabtu (19/10).
Menurut Ronny, 2 anggota Polri, seorang luka dirawat di RS Polri Kramat Jati dan anggota lain dirawat di RS Mitra Keluarga Depok, karena luka di tangan kiri. Sedang 1 Anggota TNI lainnya dirawat di RSPAD Gatot Subroto.
"Yang di RS Polri agak serius, karena perutnya luka tusuk. Yang anggota TNI luka di bagian kepala dan wajah, dirawat di RSPAD," imbuhnya.
Sedangkan untuk 5 oknum Anggota TNI yang terlibat keributan di Venus Karaoke Depok Town Square (Detos) dengan anggota Polri diperiksa Denpom. Kelima anggota TNI itu juga dicari tahu kepatutannya mengunjungi tempat karaoke itu.
Sementara, Pangdam Jaya menanggapi atas kejadian ini, "Saat ini dari pihak TNI ada 5 orang diperiksa oleh Denpom. Saya sudah minta untuk pelaku-pelakunya agar segera diproses dan saya sudah kasih tahu komandan satuannya untuk membina anggota-anggotanya," jelas Pangdam Jaya Mayjen E Hudawi Lubis.
Hal itu dikatakan Hudawi saat turut menyambut kedatangan Presiden SBY dari Yogyakarta di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (19/10).(detik/bhc/opn) |