Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Perkelahian
Aksi Keributan Oknum Brimob dan Oknum TNI 3 Orang Luka-Luka
Saturday 19 Oct 2013 14:55:52
 

Irjen Pol Ronny F Sompie, Kadiv Humas Mabes Polri Baru.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi perkelahian antara 6 anggota Brimob dan 4 anggota Kostrad di tempat hiburan Karoke Venus, Depok Town Square (Detos) diduga karena kesalah pahaman, mereka juga dinilai masih memiliki emosi anak muda.

Akibat kejadian ini sedikitnya tiga orang terluka akibat keributan antara oknum TNI dan Polri ini di Venus Karaoke Depok Town Centre (Detos). Dua diantaranya diketahui anggota Polisi, sementara satu lainnya adalah anggota TNI.

"6 Orang Korps Brimob Polri ketemu dengan kawan-kawan juga dari Divisi 1 Kostrad 4 orang. Entah mungkin karena sama-sama masih muda, terjadi miskomunikasi di antara mereka, terjadilah perkelahian. Akibat ini, sama-sama babak belur 6 lawan 4, ada yang luka," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronny F Sompie ketika dihubungi, Sabtu (19/10).

Menurut Ronny, 2 anggota Polri, seorang luka dirawat di RS Polri Kramat Jati dan anggota lain dirawat di RS Mitra Keluarga Depok, karena luka di tangan kiri. Sedang 1 Anggota TNI lainnya dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

"Yang di RS Polri agak serius, karena perutnya luka tusuk. Yang anggota TNI luka di bagian kepala dan wajah, dirawat di RSPAD," imbuhnya.

Sedangkan untuk 5 oknum Anggota TNI yang terlibat keributan di Venus Karaoke Depok Town Square (Detos) dengan anggota Polri diperiksa Denpom. Kelima anggota TNI itu juga dicari tahu kepatutannya mengunjungi tempat karaoke itu.

Sementara, Pangdam Jaya menanggapi atas kejadian ini, "Saat ini dari pihak TNI ada 5 orang diperiksa oleh Denpom. Saya sudah minta untuk pelaku-pelakunya agar segera diproses dan saya sudah kasih tahu komandan satuannya untuk membina anggota-anggotanya," jelas Pangdam Jaya Mayjen E Hudawi Lubis.

Hal itu dikatakan Hudawi saat turut menyambut kedatangan Presiden SBY dari Yogyakarta di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (19/10).(detik/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2