Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Media
Aksi Damai FPI, Pemred Tempo Minta Maaf Soal Kartun 'Pria Bersorban Tak Jadi Pulang'
2018-03-16 21:10:40
 

Tampak kantor media Tempo dijaga ketat aparat Kepolisian saat massa FPI melakukan aksi damai.(Foto: twitter)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Diskusi antara perwakilan Front Pembela Islam dan manajemen Majalah Tempo berakhir. Tempo akan memuat isi keberatan FPI dalam hak jawab Majalah Tempo edisi pekan depan.

Perwakilan FPI Ustaz Bernard Abdul Jabar dan Novel Bamukmin bertemu dengan Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli beserta jajaran lainnya pada, Jumat (16/3) sekitar pukul 14.45 WIB.

Diskusi dilangsungkan di ruang lobi kantor media Tempo. Wartawan memantau pertemuan dari pintu kaca.

Diskusi perwakilan FPI dengan Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif ZulkifliDiskusi perwakilan FPI dengan Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Terjadi perdebatan dengan nada tinggi, terdengar beberapa kali gebrakan meja dari dalam. Perdebatan sempat terhenti saat azan asar.

Setelah itu, sekitar pukul 15.45 WIB, perwakilan FPI dan perwakilan Majalah Tempo keluar dari ruangan. Pemimpin Redaksi (Pemred) Majalah Tempo, Arif Zulkifli, dan Corporate Secretary Tempo, Wahyu Muryadi, menemui massa dari Front Pembela Islam (FPI) di depan kantornya.

"Kami menyatakan penyesalan yang sebesar-besarnya," ujar Wahyu menggunakan pengeras suara di hadapan ratusan demonstran.

Bernard mengatakan somasi yang dilayangkan pihaknya akan dimuat dalam hak jawab.

"Somasinya, pertama kita meminta Tempo memohon maaf atas konten karikatur yang mungkin ditujukan atas kedatangan Habib Rizieq," kata Bernard.

Perwakilan FPI pun menemani Arif naik mobil komando untuk bertemu dengan massa aksi. Di sana, Arif menyampaikan kasus ini akan ditangani Dewan Pers.

"Bapak-Ibu, saya mau bilang bahwa kerja jurnalistik menyimpan dhaif-nya. Kalau kita salah, ada prosedurnya," ucap Arif dari atas mobil.

Mendengar hal tersebut, massa masih tidak puas. Mereka pun meminta Arif untuk meminta maaf.

Usai diskusi, pihak Tempo menemui massaSeusai diskusi, pihak Tempo menemui massa (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Massa dari bawah terus meneriaki Arif untuk meminta maaf. Arif pun akhirnya minta maaf.

"Kalau kartun menimbulkan ketersinggungan, saya minta maaf," ucap Arif.

Sementara itu, Corporate Secretary Tempo Wahyu Muryadi mengatakan tidak ada maksud Tempo menyinggung golongan tertentu.

"Yang perlu diketahui masyarakat luas. Tidak ada sedikit pun niat melecehkan agama atau ulama," ucap Wahyu.

Setelah mendengar permohonan maaf itu, FPI langsung membubarkan diri. Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat aksi tersebut.(dbs/jbr/tor/detik/bh/sya)




 
   Berita Terkait > Media
 
  LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
  Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
  LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
  Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
  Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2