Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Aceh
Aceh Butuh Perhatian Khusus Budidaya Lada
Thursday 27 Nov 2014 13:09:24
 

Tampak ada harapan khusus dari petani kepada Kepala Dinas Perkebunan Aceh, Thurmizi, agar dapat menjawab tantangan ini demi mengembalikan kejayaan lada Aceh seperti di masa lampau.(Foto: Istimewa)
 
LANGSA, Berita HUKUM - Komoditi perkebunan,Lada menjanjikan kesejahteraan petani, demikian tulis Drh. Ahdar, Mp, (Kepala UPTB Saree, Aceh) dalam rilirnya yang di kirim kepada penulis, tidak disangka ada kebun lada di Kota Langsa, ternyata Paijo (74) salah seorang petani telah mengusahakan budidaya tanaman lada itu sejak tahun 1984, kata Ahdar terheran - heran.

Kebun lada yang terletak di belakang rumahnya ditanami 200 tanaman lada, Paijo juga melakukan tumpang sari dengan tanaman nenas, kisah Ahdar.

Saat berkunjung ke rumahnya di Gampong Lengkong Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa (25/11) Paijo menuturkan kepada Drh.Ahdar,MP, Kepala UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree, Aceh, selama 1 tahun sebesar 100 Kg dari jumlah 200 tanaman lada itu saya petik hasilnya, mengenai pemasaran tidak sulit, agen dari Medan membelinya dengan harga yang lumain, dengan harga sekitar Rp.140.000/Kg.

Ahdar, didampingi oleh seorang Penyuluh Pertanian, Anwar,SP menyusuri lahan lada yang padat dengan tumpang sari tanaman lain termasu ada pohon durian di dalamnya, sukun dan beberapa tanaman lainnya, jelas Ahdar.

Kondisi lahan dengan tanaman yang padat serta kurang pemangkasan tentunya tidak akan menghasilkan produksi maksimal, kata Anwar, SP. Disamping itu kurangnya penguatan kapasitas petani juga akan mempengaruhi ptoduktivitas komoditas perkebunan yang menjanjikan ini.

Dari raut wajah Paijo terlihat kekhwatiran akan keberlangsungan usahanya, karena anak - anaknya tidak ada yang berminat menjadi usaha pertanian yang di ceburi ayah mereka, kenyataan ini mutenunjukkan bahwa kedepan Aceh diperkirakan harus mengimpor lada luar lebih banyak. nah oleh karena itu perlu kiranya diperbanyak pelatihan teknis agribisnis tanaman lada bagi taruna tani, pinta Ahdar lelaki yang sangat akrab dengan pertanian ini.

Disini tergambar ada harapan khusus dari petani kepada Kepala Dinas Perkebunan Aceh, Ir.Thurmizi, M.Si agar dapat menjawab tantangan ini demi mengembalikan kejayaan lada Aceh seperti di masa lampau.(tag/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Aceh
 
  Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
  Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
  Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
  Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
  Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2