Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Jakarta
9,5 Ton Sampah Diangkut dari Bantaran Rel KA
Saturday 09 Mar 2013 17:24:50
 

Petugas Kebersihan saat membersihkan Sampah di sepanjang bantaran rel kereta api (KA), Kebayoran lama, Jakarta Selatan.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, membuat permasalahan sampah seperti tidak ada habisnya di Jakarta. Seperti saat melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang bantaran rel kereta api (KA), Kebayoranlama, Jakarta Selatan, petugas berhasil mengangkut sebanyak 9,5 ton sampah dari wilayah tersebut.

"Ini bagian dari instruksi gubernur untuk penanganan sampah di Jakarta. Jadi, meski wilayah ini merupakan kewenangan PT KAI, tapi tetap kami bersihkan," ujar Zaenal Syarifudin, Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Selatan, Sabtu (9/3).

Dikatakan Zaenal, sampah yang berada di bantaran rel KA ini merupakan bukti dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Menurutnya, bukan hanya pedagang, para pemulung yang menyimpan barangnya di sepanjang bantaran rel KA juga turut berperan menimbulkan sampah. "Ini memang kawasan pasar. Tapi, bukan cuma pedagang, pemulung juga membuang sampah di sini," katanya, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Sabtu (9/3).

Dari hasil pembersihan yang dilakukan 90 petugas kebersihan Sudin Kebersihan Jakarta Selatan, berhasil diangkut 40 meter kubik sampah dari sepanjang bantaran rel di Kebayoranlama ini.

"Kalau 40 meter kubik berarti sama dengan sekitar 9,5 ton sampah yang berhasil kita angkut. Langsung kita kirim ke Bantargebang," ucapnya.

Ditambahkan Zaenal, ke depan pihaknya juga akan melakukan gerebek titik konsentrasi sampah yang dianggap kronis.

"Kita sudah bentuk tim survei untuk menentukan titik sampah yang kronis. Nanti kita gerebek bersama seksi kebersihan 10 kecamatan biar cepat kerjanya," tandas Zaenal.(rio/brj/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Jakarta
 
  Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
  Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
  Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
  Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
  KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2