Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Kenya
600 Gading Ilegal Untuk Indonesia Disita
Saturday 19 Jan 2013 22:46:21
 

Gading gajah yang berhasil disita.(Foto: reuters)
 
KENYA, Berita HUKUM - Pihak berwenang Kenya menyita lebih dari 600 gading dengan nilai diperkirakan mencapai 1 juta dolar AS (Rp 9,6 miliar) di pelabuhan Mombasa. Gading yang disita itu termasuk yang masih utuh dan berasal dari Tanzania dengan tujuan Indonesia.

Pejabat pelabuhan Mombasa mengatakan kepada harian Kenya, Daily Nation, tumpukan gading seberat dua ton itu diberi label 'batu hiasan'. Dia menambahkan bulan lalu penyelundupan gading terbongkar di Hong Kong walau sudah berhasil ke luar dari Kenya dengan menggunakan dokumen palsu.

Pengiriman gading secara gelap yang disebut untuk tujuan Indonesia itu terbongkar setelah pihak berwenang mendapat bocoran informasi.

Permintaan dari Asia

Penyitaan ini hanya sepekan setelah ditembaknya satu keluarga gajah yang terdiri dari 10 ekor di Kenya bagian tenggara, yang merupakan insiden perburuan gelap gading terburuk di negara itu.

Meningkatnya perburuan gajah didorong oleh semakin banyaknya permintaan gading gajah dari kawasan Asia.

Simon Gitau dari Dinas Satwa Liar Kenya mengatakan penyitaan 638 gading di Mombasa sebagai sebuah tangkapan besar. "Terdapat sekitar 250 gajah yang sudah dibunuh dan kami melihat sejumlah gading mungkin berasal dari negara lain karena kantungnya berlabel Tanzania dan Rwanda," katanya Kamis (17/1) seperti dikutip dari Daily Nation dan diwartakan kompas.com.

Larangan perdagangan gading gajah secara global diberlakukan pada 1989 yang membuat turunnya permintaan gading gajah dan mendorong tumbuhnya populasi gajah di lingkungan alaminya. Namun dalam beberapa tahun belakangan, kecenderungan berbalik dan perburuan gajah meningkat di kawasan Afrika.(dbs/bhc/mdb)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2