Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
50 Ribu Massa KSPI Siap Hadiri Kampanye Akbar 02 Prabowo Sandi di GBK
2019-04-06 14:47:08
 

Tampak suasana acara saat Konferensi pers KSPI, Sabtu (6/4).(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), M. Rusdi menyampaikan InsyaAllah sebanyak 50 ribu massa KSPI bakal hadir ke stadion GBK Senayan Jakarta besok, guna menghadiri dan memeriahkan kampanye akbar pemenangan capres/ cawapres no urut 02 pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada Minggu 7 April 2019 di GBK esok.

Seperti diketahui semenjak 1 Mei 2018 lalu, saat 'MayDay' di Senayan, KSPI dengan Capres RI 2019 - 2024 Prabowo, "telah menandatangani kontrak politik 'Sepuluh tuntutan Buruh dan Rakyat' yang disebut SEPULTURA," demikian utara Rusdi saat konferensi pers berlangsung di Jakarta pada, Rusdi, Sabtu (6/4).

"Soalnya, base upah buruh KSPI tetap menolak PP nomor 78 tentang upah pekerja dirasa kurang layak memenuhi kebutuhan hidup kini."

Lihat saja, ungkapnya, "kini toko-toko banyak yang tutup, baik Hero gerai Sevel (seven eleven) dan lain-lain banyak tutup. Hingga banyak pekerjanya dirumahkan.

Konferensi pers kali ini turut dihadiri Sekjen KSPI M.Rusdi beserta beberapa pemimpin buruh lain, seperti Sabda Pranawajati, Mirah Sumirat ASPEK Indonesia, Winarso SPMI, Idris, Bung Andre ketua DPD SPN DKI Jakarta digelar di hotel Mega Proklamasi jalan Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat.

M. Rusdi juga memberikan penjelasan perihal tentang kesiapan 50 ribu buruh. Dirinya juga turut menerangkan mengenai hasil survei KSPI di sejumlah 140 kota industri, "hasilnya menyebutkan bahwa sebanyak 70% buruh memilih Capres Prabowo Subianto, sebagai pasangan calon presiden no urut 02.," jelasnya.

"Sikap serikat pekerja SPN sebagai afiliasi KSPI yang mendukung capres Prabowo Subianto," ungkapnya menambahkan.

Selanjutnya perwakilan buruh memberikan penjelasan singkat perihal "long march" jalan kaki Surabaya - Jakarta, massa buruh dalam rangkaian sosialisasi pemenangan Prabowo - Sandi.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
  Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
  Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
  Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
  Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2