Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pilpres
400 Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia Kumpul Menggelar Acara MSKP3I
2018-09-15 18:50:57
 

Tampak suasana acara Silaturahim Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren Indonesia Sabtu (15/9).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Jelang Pilpres pada, Rabu 17 April 2019 mendatang, 400 Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia kumpul di Pondok Pesantren Assiddiqiyah di Kedoya, Jakarta Barat. Pertemuan dalam acara Majelis Silaturahim Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren Indonedia (MSKP3I).

Ketua panitia KH. Anas Tahir menyampaikan proses demokrasi yang terdiri dari 30 detik, kita nyoblos di dalam pemilihan Pemilu efeknya bisa 5 tahun. "Apabila kita salah memilih dan menyoblos dalam 30 detik dibilik suara, jangan sampai efeknya kita rasakan sampai 5 tahun ke depan," ujar Anas Tahir di lokasi, Sabtu (15/9).

Kita salah untuk mencoblos, maka dampak buruk itu akan dirasakan oleh 260 juta masyarakat Indonesia. Karena dampak lima tahun ke depan, pertemuan ini sangat penting. Bukan sekedar kita bisa menjawab pertanyaan masyarakat, menjawab dengan benar. Apa yang menjadi pertanda masyarakat kita berkompeten bertanya kepada Kyai dan Ulama.

Sementara itu, Pengasuh pondok pesantren Asshiddiqiyah KH. Noer Muhammad Iskandar SQ mengatakan Kyai dan Pengasuh Pesantren se-Indonesia bersepakat untuk mendukung dan malanjutkan kepemimpinan presiden Joko Widodo untuk dapat dipilih kembali dalam Pilpres 2019 sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Dengan Mohon Ridho Allah, para Kyai mendukung KH Maruf Amin untuk menjadi wakil presiden Republik Indonesia," kata KH Noer Muhammad Iskandar SQ.

Selanjutnya, tausiyah yang disampaikan KH. Abuya Muhtadi Dimyathy menyampikan tolong itu Kyai Ma'ruf Amin kepada Ulama jangan di rubah. Saya punya saudara namanya Kyai Ma'ruf Amin yang dipilih Jokowi untuk mendampinginya agar para Ulama bisa memilih Kyai Ma'ruf.

"Pilih Kyai Maruf Amin, cocok dan setuju. Saya mohon bantuannya dari pimpinan pondok pesantren Kyai dan Ulama," ajaknya.

Pertemuan ditutup doa oleh KH. Afif Astahar.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
  Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
  Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
  Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
  Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2