Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
KPK
Wujudkan Kota Berintegritas, KPK dan Pemkot Yogyakarta Gelar Integrity Fair 2012
Saturday 03 Nov 2012 19:36:01
 

Adnan Pandu Praja (tengah) dan Haryadi Suyuti saat diskusi (Foto: Ist)
 
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi bersama Pemerintah Kota Yogyakarta mengajak masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk membangun integritas diri demi mewujudkan Kota Yogyakarta yang berintegritas. Hal ini dilakukan KPK dan Pemkot Yogyakarta dengan menyelenggarakan “KPK Integrity Fair 2012”, yang berlangsung pada 2-4 November 2012, di Taman Pintar, Yogyakarta.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja yang didampingi Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, menjelaskan bahwa kegiatan yang bertajuk “Mewujudkan Yogyakarta Berintegritas, Menuju Indonesia yang Bermartabat” ini merupakan upaya KPK mengkampanyekan secara masif nilai-nilai integritas yang penting diadopsi oleh masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, khususnya pada sektor pelayanan publik. Pada instansi layanan publik, integritas akan bermuara pada layanan yang optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. “Penyedia dan pengguna layanan publik yang mengedepankan integritas juga akan menjamin setiap masyarakat mendapatkan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif,” tambah Adnan.

KPK Integrity Fair atau ajang integritas bagi instansi layanan publik ini merupakan bentuk apresiasi yang diinisiasi oleh KPK dan pemerintah daerah/kota. Instansi layanan publik unggulan dari pemerintahan daerah/kota tersebut diberikan kesempatan untuk memamerkan keunggulannya sekaligus menjadi contoh praktik terbaik (best practises) bagi instansi layanan publik lainnya. “Semoga kegiatan Integrity Fair ini dapat mendorong seluruh instansi pelayanan publik di Yogyakarta berlomba-lomba untuk meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat,” harap Adnan.

Di samping itu, Integrity Fair juga memberikan kesempatan kepada masyarakat berpartisipasi serta berperan aktif dalam memberikan masukan terhadap pelayanan. Beberapa instansi layanan publik akan membuka layanan kepada pengunjung di ajang intergitas ini sehingga masyarakat dapat mengakses layanan dan memberikan masukan.

Selain diikuti oleh 15 stan layanan publik unggulan dari instansi layanan publik vertikal maupun horizontal, seperti stan dinas pemerintah kota dan BUMN/BUMD, Integrity Fair juga diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pentas musik bernuansa sosial, pagelaran seni budaya lokal, dan pemutaran film bertemakan antikorupsi. Khusus untuk anak-anak, diselenggarakan berbagai permainan menarik bertema integritas, termasuk dongeng antikorupsi untuk memberikan pemahaman dan menumbuhkan kesadaran antikorupsi sejak dini kepada anak-anak.

Integrity Fair sebagai satu rangkaian program pencegahan KPK sudah dilakukan sejak 2011. Untuk 2012, Yogyakarta menjadi kota terakhir dari rangkaian kegiatan Integrity Fair 2012 setelah sebelumnya dilaksanakan di Kota Samarinda dan Kota Pontianak.(kpk/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > KPK
 
  Pecah Rekor 3 kali OTT KPK dalam Sehari, Siapa Saja Pejabat yang Terseret?
  KPK Bakal Terbitkan Sprindik Baru untuk Saksi Ahli Prabowo-Gibran di MK,Ali: Sudah Gelar Perkara
  Firli Bahuri Mundur sebagai Ketua dan Pamit dari KPK
  Polda Metro Tetapkan Komjen Firli Bahuri sebagai Tersangka Kasus Peras SYL
  Ungkap Serangan Balik Koruptor, Firli: Kehadiran Saya ke Bareskrim Bentuk Esprit de Corps Perangi Korupsi Bersama Polri
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2