Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Korupsi Modal Airlines
Mantan Bupati Nias Jadi Tersangka Korupsi Riau Airlines
Thursday 06 Dec 2012 07:58:29
 

Ilustrasi. British Aerospace BAe Avro 146 Riau Airlines (Foto: Istimewa)
 
NIAS, Berita HUKUM - Kepolisian Resor Nias menetapkan mantan Bupati Nias Binahati B Baeha sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyertaan modal pemerintah daerah ke maskapai Riau Airlines sebesar Rp 6 miliar.

Sebelumnya, Binahati B Baeha telah ditetapkan sebagai terpidana dalam kasus korupsi bantuan bencana alam tsunami dan gempa Nias pada 2011, dengan vonis 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta. Binahati juga diwajibkan mengganti kerugian Negara sebesar Rp.2.644.500.000.

Kepala Kepolisian Resor Nias Ajun Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto, mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas dugaan korupsi Riau Airlines ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Riau Airlines tinggal pemberkasan. Sementara tersangkanya Binahati, dan tidak perlu ditahan, karena dia (Binahati) sudah jadi napi,” kata Mardiaz melalui pesan pendek, Selasa (4/12).

Selain kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Nias Binahati B Baeha, Penyidik Unit III Tipikor Polres Nias juga menangani sejumlah kasus korupsi yakni, Pembangunan Gedung Kantor Bappeda Kabupaten Nias Barat tahun 2010 dengan tersangka BCFG (PPK) dan SG (rekanan), pengadaan mobil dinas Pemko Gunungsitoli, dan pertapakan lahan kantor bupati Nias.

Kordinator Investigasi Masyarakat Nias Anti Korupsi (Maniak) Santerrel PM. Hulu, yang diminta tanggapannya mengapresiasikan keseriusan Polres Nias dalam mengungkap kasus-kasus korupsi di Kepulauan Nias, “Salut kepada Kapolres Nias dan jajarannya yang telah menetapkan tersangka sejumlah kasus korupsi di Nias. Saya imbau kepada masyarakat agar mengawal proses penyelidikan dan penyidikan hingga pengadilan,” ujar Santerrel dalam sebuah wawancara melalui telepon seluler, Rabu (5/12).(bhc/rhl/rt)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2