Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Demo
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Pengeroyokan Ade Armando
2022-04-12 21:02:55
 

Tampak Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat didampingi Kabid Humas PMJ dan Dirreskrimsus PMJ saat memperlihatkan foto pelaku pengeroyokan Ade Armando.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyatakan, pihaknya belum dapat menyampaikan motif pelaku pengeroyokan Ade Armando.

"Sementara motif pelaku pengeroyokan Ade Armando belum bisa saya jawab sekarang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/4).

Menurut Tubagus, motif pelaku pengeroyokan belum dapat disampaikan lantaran tim penyidik masih memeriksa pelaku dan mendalami kasus tindak pidana tersebut.

"Karena masih dalam proses pendalaman, motivasinya apa?," ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, polisi berhasil mengamankan 2 dari 6 tersangka pelaku pengeroyokan terhadap pegiat media sosial tersebut.

"Tersangka berinisial MB diamankan di daerah Jakarta Selatan, sedangkan tersangka berinisial K diamankan di daerah Jonggol Bogor Jawa Barat," terang Zulpan.

Sementara 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. Kepada 4 pelaku yang belum ditangkap, lanjut Zulpan, agar segera menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

"Mereka diantaranya, berinisial, QU, AM, AL, dan AP," sebut Zulpan.

Zulpan juga mengungkapkan, bahwa para pelaku bukan dari peserta aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sebab, dari data yang diperoleh, status para pelaku adalah wiraswasta.

"Semua itu pedagang, ada pedagang sate, pedagang kaki lima dan lain sebagainya," bebernya.

Diberitakan, Ade Armando dikeroyok, dipukuli dan ditelanjangi oleh sejumlah peserta aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senin (11/4). Peristiwa tergolong keji itu terjadi saat aksi demonstrasi dari kalangan Mahasiswa (BEM-SI) sedang berlangsung. Aksi pemukulan bertubi-tubi yang dilakukan oleh pelaku mengakibatkan korban Ade Armando babak belur dan ia pun kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.(bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Polda Metro Jaya - Bea dan Cukai Bandara Soetta Gagalkan Ekspor Biji Kokain Kemasan Boneka Jari

Biaya Kereta Cepat Membengkak, Wakil Ketua MPR: Saatnya Evaluasi Proyek-proyek Mercusuar

Cokok Tersangka Korupsi Krakatau Steel, Pengamat Yakin Jaksa Agung Sapu Bersih Koruptor BUMN

30 Tersangka Kasus Mafia Tanah Berhasil Ditangkap, Kapolda Metro Ungkap Modus Operandi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Pengamat: Strategi Firli Bahuri Membangun Budaya Antikorupsi, Komprehensif dan Sistemik

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Firli: Kasus Dugaan Suap

Legislator: Transaksi Tesla Itu Dengan China, Bukan Indonesia

Peringati HDKD ke-77, Lapas Salemba Gelar Baksos Membersihkan Masjid As-Salam BPOM RI

Apresiasi Komitmen Pengusutan Kasus Brigadir J, HNW: Demi Keadilan Hukum, Harusnya Demikian Juga Untuk Kasus KM 50

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2