JAKARTA, Berita HUKUM - Delapan puluh ton sembako yang digalang pihak TNI Angkatan Laut, diberangkatkan ke lokasi bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, menggunakan Kapal Laut KRI Teluk Sabang 544 dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada, Jumat (12/10) sore.
Hal ini dilakukan TNI guna membantu meringankan beban para korban bencana alam yang hingga menelan ribuan korban jiwa. Pengiriman logistik ini merupakan bantuan gelombang kedua yang dikirimkan pihak Koarmada Satu.
Pelepasan 80 ton logistik merupakan bantuan dari berbagai pihak ini, dikirimkan melalui dermaga 300, Pelabuhan Tanjung Priok, yang dipimpin langsung Panglima Koarmada 1, Laksamana Muda TNI Yudo Margono.
Laksamana Muda TNI Yudo Margono menyatakan, bantuan yang dikirim merupakan hasil penggalangan dari sejumlah pihak dalam satu minggu terakhir.
Diperkirakan, lanjut Yudo, KRI Teluk Sabang yang mengangkut bantuan berupa sembako, air mineral, tenda, genset, selimut, masker dan obat-obatan ini akan tiba di Palu pada empat hari ke depan.
"Dan kami masih menunggu kedatangan bantuan yang digalang jajaran TNI Angkatan Laut di wilayah Batam untuk dikirimkan ke lokasi gempa pada pengiriman gelombang ketiga nantinya," ungkap Yudo kepada awak media usai pelepasan KRI Teluk Sabang.
Pasalnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian Koarmada Satu Angkatan Laut, dalam rangka untuk membantu meringankan beban para korban bencana Sulawesi Tengah.(bh/hmb) |