Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pemilu
Utamakan Kerukunan, Kesti TTKKDH Tegaskan Dukung Pemilu Aman dan Damai
2019-02-26 18:14:17
 

Para pimpinan Kebudayaan Seni Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH).(Foto: BH /mos)
 
SERANG, Berita HUKUM - Dukungan terhadap berlangsungnya Pemilihan Umum yang aman dan damai ditegaskan oleh para pihak khususnya jawara dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Kebudayaan Seni Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH).

Ketua Umum Kesti TTKKDH Maman Rizal menegaskan bahwa rasa aman dan damai merupakan sikap serta landasan utama dalam keorganisasian yang dipimpinnya. "Selama saya mimpin 27 tahun alhamdullilah pemilu ke pemilu, kita tetap satu tekadnya untuk mendukung kedamaian," ujar Maman, Selasa (26/2).

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Kesti TTKKDH Amah Suhamah. Menurut dia, seluruh anggota hingga para pimpinan Kesti TTKKDH sangat menjunjung tinggi segala sikap dan perilaku yang bernilai kedamaian. Terlebih dalam momen menjelang pesta demokrasi lima tahunan. Mereka pun mendukung aparat terkait seperti Polri dan TNI, dalam menjalankan tugasnya mengamankan pemilu.

"TTKKDH sangat mementingkan kerukunan, kedamaian dan peraturan dari hak kecil dan sampai hal yang besar, harus damai," ucap Amah.

Dijelaskannya, salah satu upaya yang dilakukan dalam mensukseskan pemilu aman, damai dan lancar ialah dengan menentang produksi dan penyebaran hoaks.

"Kita harus mengantisipasi hoaks supaya tidak menyebar dan meluas kemana-mana. Kita selalu memberikan pembinaan dan masukan kepada anggota kita untuk jangan mudah menerima berita yang menyesatkan," kata dia.

Sementara, Sekjen Kesti TTKKDH M Buang Jamil, mengajak masyarakat untuk menyikapi Pemilu dengan gembira serta selalu mengedepankan azas demokrasi yang baik, sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Mudah-mudahan Pilpres tahun ini adalah Pilpres yang berkualitas dan saran dari kita tolong para elit jangan membuat gaduh karena akan berimbas sampai lapisan bawah," pungkasnya.(bh/mos)



 

 
   Berita Terkait > Pemilu
 
  Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
  Ungkap Kebenaran, BPN Tekankan Pentingnya TPF Kerusuhan 21-22 Mei
  Sejumlah Advokat dan Aktivis Bentuk 'Team Pembela Kedaulatan Rakyat'
  Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko Korban 'Trial By The Press'
  Bawaslu Terima 15 Ribu Temuan Pelanggaran Selama Pelaksanaan Pemilu 2019
 
ads

  Berita Utama
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T

Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK

Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019

Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01

 

  Berita Terkini
 
Siap-siap, WhatsApp Ancam Pidanakan Penggunanya

Utang Pemerintah yang Besar akan Menyulitkan Negara Menalangi Utang Swasta Seperti Krisis 97/08

Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T

Labirin Maskapai Penerbangan Indonesia

Harga Tiket Pesawat Dikeluhkan Mahal, Menhub: Itu Bukan Urusan Saya

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2